OBOR, GOWA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Tasa’la, Dusun Bawakaraeng, Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Lahan milik warga yang terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektare. Api pertama kali diketahui warga sebelum kemudian dilaporkan kepada aparat setempat.
Babinsa bersama Danposramil Parigi segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman secara manual dengan melibatkan personel kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala karena sebagian besar lahan ditumbuhi rumpun bambu yang mudah terbakar. Selain itu, lokasi berada di bantaran Sungai Jeneberang dengan kondisi tebing cukup curam sehingga menyulitkan akses menuju titik api.
Sebanyak sekitar 30 orang terlibat dalam penanganan kebakaran, terdiri atas personel Koramil 1409-04/Tinggimoncong, personel Pos Parigi, aparat pemerintah desa, serta warga setempat.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong sembari mengantisipasi api merambat ke permukiman warga yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.30 WITA. Situasi di lokasi dilaporkan aman.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber awal munculnya api.
Kondisi kemarau panjang dan hembusan angin kencang diduga turut mempercepat penyebaran api. Kondisi vegetasi yang kering juga membuat kawasan tersebut mudah terbakar.
Aparat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun sisa tanaman di lahan terbuka yang berpotensi memicu kebakaran.
Laporan: Palallo

