MAKASSAR — Masa depan pertanian Indonesia tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang diterapkan di lahan, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat membangun kesadaran tentang pentingnya sektor pertanian. Di tengah perkembangan media digital, generasi muda memiliki peluang untuk mengambil peran melalui kreativitas, gagasan, dan penyebaran informasi yang mampu menjangkau masyarakat luas.
Semangat tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam Video Content Challenge NGOPILO 2026 yang diselenggarakan oleh PT Super Tani Indonesia (STI). Kompetisi ini merupakan bagian dari kegiatan NGOPILO (Ngopi & Dialog Bareng AUM) yang berlangsung di Cafe Terra Cotta, Makassar, pada 3 Oktober 2026.
Melalui kompetisi tersebut, STI berupaya menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pandangan mengenai masa depan pertanian Indonesia melalui konten digital. Pertanian tidak hanya diperkenalkan sebagai aktivitas produksi pangan, tetapi juga sebagai sektor strategis yang membutuhkan inovasi, partisipasi publik, dan keterlibatan generasi penerus.
Di sinilah kompetisi konten digital memperoleh makna yang lebih luas. Kreativitas anak muda tidak sekadar menjadi sarana hiburan di media sosial, tetapi berpotensi menjadi medium edukasi untuk memperkenalkan persoalan, peluang, dan tantangan pertanian kepada masyarakat.
Perkembangan media digital membuka peluang bagi berbagai sektor untuk menyampaikan informasi dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, termasuk pertanian.
Melalui video pendek dan konten kreatif, isu pertanian dapat dikemas dalam bentuk yang lebih mudah dipahami dan menarik bagi audiens muda. Pendekatan ini menjadi relevan ketika sektor pertanian membutuhkan perhatian dari generasi yang tumbuh bersama teknologi digital.
Video Content Challenge NGOPILO 2026 mengangkat tema Masa Depan Pertanian Indonesia. Tema tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk menerjemahkan gagasan mengenai pertanian melalui kreativitas masing-masing.
Namun, tantangan yang dihadapi tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan konten yang menarik. Informasi pertanian juga membutuhkan ketepatan pesan, pemahaman terhadap persoalan di lapangan, serta kemampuan menyampaikan gagasan yang dapat membangun kesadaran publik.
Dengan demikian, potensi konten digital tidak hanya terletak pada jumlah penayangan, tetapi juga pada kemampuannya mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya pertanian bagi kehidupan sehari-hari.
PT Super Tani Indonesia secara resmi mengumumkan para pemenang Video Content Challenge NGOPILO 2026 setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri.
Penilaian mempertimbangkan sejumlah aspek, meliputi kreativitas, orisinalitas ide, kualitas penyajian, jumlah penayangan atau viewer, produktivitas konten, serta kesesuaian karya dengan tema yang diangkat.
Aspek-aspek tersebut menunjukkan bahwa kompetisi ini memberikan perhatian terhadap kemampuan peserta dalam mengemas pesan sekaligus menjangkau audiens melalui media digital.
Berdasarkan pengumuman resmi, tiga pemenang utama kompetisi tersebut adalah:
– Juara 1: @hriandrstuu — hadiah Rp5.000.000.
– Juara 2: @naelint.co — hadiah Rp3.000.000.
– Juara 3: @yulianadauru — hadiah Rp2.000.000.
Sementara itu, kategori juara harapan diraih oleh:
– Juara Harapan 1: @zsfra_fra.
– Juara Harapan 2: @itha_yunita07.
– Juara Harapan 3: @ftrianaramadanii.
– Juara Harapan 4: @dappaaaaa._.
Masing-masing pemenang kategori juara harapan memperoleh hadiah Rp250.000.
Adapun kategori hiburan dimenangkan oleh @sabiraaa.a, @muhammad_adam093._, @zahra2004588, @aldiithoriq113, dan @ruangdengar__id. Setiap pemenang menerima hadiah Rp175.000.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kreativitas para peserta yang telah menyampaikan gagasan mengenai pertanian melalui karya digital.
Meski demikian, nilai penting sebuah kompetisi tidak hanya terletak pada penetapan pemenang. Keberlanjutan ruang kreatif dan kemampuan peserta mengembangkan karya setelah kompetisi juga menjadi bagian penting dalam membangun keterlibatan generasi muda.
Andi Undru Mario (AUM), formulator sekaligus Direktur Utama PT Super Tani Indonesia, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang serta apresiasi kepada semua peserta yang telah berpartisipasi.
Menurut AUM, kompetisi tersebut tidak semata-mata dirancang sebagai ajang perebutan hadiah. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk mengambil peran dalam menyuarakan potensi dan masa depan pertanian Indonesia melalui kreativitas digital.
Ia menempatkan generasi muda sebagai salah satu elemen strategis dalam mendorong kemajuan sektor pertanian. Kemampuan mereka memanfaatkan teknologi, menyusun gagasan, dan membangun komunikasi dengan masyarakat dinilai dapat menjadi jembatan antara perkembangan dunia digital dan kebutuhan kemajuan pertanian nasional.
“Tekad kami hanya satu, petani Indonesia harus maju. Di tangan generasi muda, kami menggantungkan harapan. Mereka bukan hanya penerus pertanian, tetapi juga jembatan menuju kesuksesan bangsa melalui kreativitas,” demikian pesan yang disampaikan dalam pengumuman tersebut.
Pernyataan itu menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda tidak harus selalu dimulai dengan bekerja langsung di lahan pertanian. Mereka juga dapat berkontribusi melalui edukasi, komunikasi publik, pengembangan teknologi, dan penyebaran informasi yang membantu masyarakat memahami sektor pertanian.
Meski demikian, kreativitas digital akan memberikan dampak lebih besar apabila terhubung dengan persoalan nyata yang dihadapi petani. Konten yang informatif, misalnya, dapat membantu memperluas pemahaman mengenai tantangan produksi, inovasi pertanian, dan pentingnya keberlanjutan sektor pangan.
Dengan pendekatan tersebut, media digital berpeluang menjadi bagian dari ekosistem pendukung pertanian, bukan sekadar saluran promosi.
STI berharap seluruh peserta dapat menerima hasil penilaian secara sportif dan menjadikan kompetisi ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas karya, mengembangkan inovasi, serta terus berkontribusi bagi kemajuan pertanian Indonesia.
Perusahaan tersebut juga merencanakan penyelenggaraan Content Challenge berikutnya dengan konsep yang lebih menarik untuk memperluas partisipasi generasi muda.
Rencana tersebut membuka peluang bagi kegiatan serupa untuk berkembang menjadi ruang kolaborasi yang berkelanjutan. Akan tetapi, keberhasilan program semacam ini tidak hanya dapat dilihat dari jumlah peserta atau tingginya interaksi di media sosial.
Karena itu, keberlanjutan program dapat diperkuat melalui edukasi pertanian, kolaborasi dengan komunitas kreator, keterlibatan petani sebagai sumber informasi, dan pengembangan konten yang bersandar pada kondisi nyata di lapangan.
Langkah tersebut dapat membantu memastikan bahwa pesan mengenai masa depan pertanian tidak berhenti sebagai slogan, tetapi berkembang menjadi pengetahuan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Video Content Challenge NGOPILO 2026 memperlihatkan salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mendekatkan isu pertanian kepada generasi muda: menjadikan kreativitas digital sebagai ruang partisipasi.
Di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat, pertanian membutuhkan cara penyampaian informasi yang mampu menjangkau berbagai kelompok usia tanpa kehilangan substansi. Teknologi dan inovasi di lahan tetap penting, tetapi pemahaman publik juga menjadi bagian dari upaya membangun masa depan sektor ini.
Melalui NGOPILO, PT Super Tani Indonesia berupaya mempertemukan kreativitas, dialog, dan gagasan mengenai kemajuan pertanian dalam satu ruang kolaborasi.
Pada akhirnya, tantangan terbesar bukan sekadar membuat pertanian menjadi topik yang ramai dibicarakan di media sosial, melainkan memastikan bahwa perhatian tersebut berkembang menjadi pemahaman dan keterlibatan yang berkelanjutan.
Sebab, masa depan pertanian Indonesia tidak hanya bergantung pada apa yang ditanam dan dipanen, tetapi juga pada bagaimana pengetahuan dibagikan, gagasan dikembangkan, dan generasi muda mengambil bagian dalam menjawab tantangan sektor pangan nasional. (Baba’Ong-oborbangsa)

