MAKASSAR — TNI Angkatan Laut memperkuat kesiapan operasional prajurit melalui latihan antarunsur dalam Operasi Rajawali Cakra-26 Tahun 2026 di Perairan Laut Jawa dan Selat Makassar, Kamis (23/10/2026).
Latihan yang melibatkan KRI Tarakan-905 dan KRI Teluk Banten-516 ini menguji kemampuan teknis, komunikasi, serta koordinasi taktis antarkapal di bawah kendali operasi Guskamla Koarmada III.
Rangkaian latihan meliputi pembekalan di laut, komunikasi menggunakan isyarat bendera dan lampu, serta manuver taktis. Kemampuan tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas operasi dan kesiapan menghadapi dinamika keamanan maritim.
Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya menegaskan bahwa latihan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan memastikan kesiapan operasional setiap unsur.
Melalui latihan ini, TNI AL berupaya memperkuat interoperabilitas antarkapal sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan perairan strategis dan kepentingan nasional Indonesia. (Diah-oborbangsa)

