Kesesatan yang telah nyata yang dilakukan oleh Panji Gumilang selaku pimpinan Ponpes Zaytun di Kab. Indramayu – Jawa Barat. Menuai reaksi geram umat islam di berbagai daerah.
Setelah DPP FPI melakukan aksi demonstrasi di Kantor Kementerian Agama Jakarta pada (26/6) pekan lalu, di susul oleh umat Islam Kab. Bekasi serta Umat Islam Madura dengan aksi serupa menuntut pemerintah RI segera Menutup dan Membubarkan Ponpes Zaytun yang dinyatakan sesat dalam kegiatan keagamaan.
FPI Sulawesi Selatan memberikan Ultimatum dalam 1 pekan terakhir apabila tak ada respon dari pihak pemerintah RI ,FPI Sulawesi Selatan akan melakukan aksi Massa dalam waktu dekat.

“Catat, hari Jum’at (7/7) apabila belum ada kejelasan soal Zaytun kami akan ajak Umat Islam untuk turun Aksi gelombang pertama di Kantor DPRD Prov. Sulsel” (ujar Ustadz Sayful/Pengurus FPI Sulsel)
Ust Sayful menilai harga untuk membubarkan Zaytun harga mati,NKRI Harga Mati. Tidak ada ruang bagi aliran sesat di Indonesia.
“Ini negeri Ahlussunah Wal Jamaah,tidak ada tempat bagi aliran sesat di NKRI,NKRI harga mati.” (Ust. Sayful)
“Para Ulama,Habaib,tokoh Umat Islam Aswaja akan bersama-sama nanti turun aksi bersama FPI sulsel” tutup Ust. Sayful. (Red-oborbangsa-Iskandar)

