Seorang pengusaha muda dan penggiat media sosial asal Tana Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, Putri Dakka viral di media sosial dengan tuduhan membohongi sejumlah orang yang telah menyetorkan uang Rp16 juta dengan harapan mendapat subsidi berangkat umroh paket merdeka pada bulan Agustus hingga Desember 2024.

Program umroh subsidi paket merdeka yang dijanjikan oleh Putri Dakka diduga tidak terpenuhi, hanya menjadi wacana belaka, para calon jemaah meminta dananya dikembalikan melalui telepon, whatsapp tapi tidak digubris, akhirnya calon jemaah tersebut menagih melalui akun face book putri Dakka, agar dana yang telah disetorkan Rp16 juta dikembalikan (direfurnd).
30 calon jamaah umroh paket merdeka yang telah menyetorkan dananya sebesar Rp16 juta per orang yang akan diberangkatkan putri Dakka pada tanggal 30 November 2024 gagal berangkat, kemudian dijanjikan akan diberangkatkan pada tanggal 9 Desember 2024, namun pada tanggal 9 Desember 2024 tersebut tiba, hanya 10 orang yang berangkat melalui travel Almira Makka, sisanya 20 orang gagal berangkat dan merasa ditipu.

“Sudah saatnya saya posting. Putri Dakka yang terhormat, kalau tidak sesuai janji’ta, umroh subsidi jamaah dari bulan Agustus hingga kini tidak ada realisasi keberangkatan. Mohon uang kami di-refund segera tanpa drama-drama lagi,” tulis akun Facebook Yozhie Abiyyushop dalam unggahan yang kini viral.
Akun Yazhie tersebut juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap penjadwalan pemberangkatan yang terus berubah.
“Kasihan jamaah dari luar kota yang kita suruh datang dan sudah cuti, tapi ternyata terlantar karena tanggal yang terus di-reschedule dan tiket tidak kunjung terbit. Kami dipontang-panting ubah tanggal, mulai dari 15;Desember, 18 Desember, 24 Desember, 25Desember, 15 Desember, hingga 27Desember. PNS yang mau berangkat itu tidak mudah selalu mengganti jadwal cuti,” lanjutnya.
Keluhan serupa juga disampaikan akun Facebook Masfa Indrid Djamal, yang menandai Putri Dakka dalam unggahannya dengan tagar #Somasi.
“Katanya malaikat bersayap, tapi semuanya hanya pencitraan. Bersyukur tidak terpilih jadi Wali Kota Palopo, hampir’mi tambah hancur Pemkot Palopo jika dipimpin orang seperti ini. Putri Dakka, Anda mau lari ke mana? Tunjukkan diri ta. #SanksiSosial ngeri, loh,” tulisnya.
Anehnya Putri Dakka yang tak terima di viralkan, merasa tak bersalah melaporkan sejumlah akun yang memposting keberatannya agar dana dikembalika, dengan tudingan pencemaran nama baik ke polda Sulawesi Selatan.
Putri dakka mengatakan hal tersebut terjadi karena travel yang diajak kerjasama untuk memberangkatkan 68 peserta umroh, tidak tedaftar di kementrian agama, sehingga gagal untuk diberangkatkan, tanpa menyebut nama travel tesebut, ungkapnya disalah satu media online. (Tim-oborbangsa)

