OBOR,GOWA — Pembangunan Jembatan Gantung/Perintis Tahap V di dua wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus dikebut dan kini telah mencapai progres lebih dari 80 persen.
Pengerjaan infrastruktur tersebut melibatkan personel gabungan Yonzipur, Zibang, Yon TP, dan Babinsa Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat setempat secara gotong royong, Selasa (11/8).
Dua jembatan yang tengah dibangun masing-masing berada di Sungai Je’ne Lata, Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, dengan progres fisik 85 persen, serta di Sungai Lambere, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, dengan progres mencapai 80,30 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi mengapresiasi kerja sama personel TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan kedua jembatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh personel gabungan TNI bersama masyarakat. Pembangunan jembatan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka akses dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan pembangunan menjadi bagian dari semangat gotong royong sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Keberadaan kedua jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, termasuk akses menuju lahan pertanian, pengangkutan hasil pertanian, serta aktivitas pendidikan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Warga di wilayah penerima manfaat menyambut positif pembangunan jembatan tersebut. Selama ini, akses penyeberangan sungai menjadi salah satu kendala masyarakat, terutama ketika debit air meningkat pada musim penghujan.
Masyarakat berharap pembangunan dapat segera diselesaikan sehingga jembatan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas warga di Kecamatan Manuju dan Bungaya.
Pembangunan Jembatan Gantung/Perintis Tahap V tersebut selanjutnya akan terus dipacu hingga mencapai penyelesaian 100 persen.
Laporan:Palallo

