Para pelaku penyalahgunaan solar bersubsidi, semakin gila menjalankan aksinya, mereka mengganti armada angkutan BBM solar industri, saat media online menyorot penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi yang hanya diperuntukan bagi kendaraan angkutan umum dan masyarakat di Indonesia.

Kali ini para Mafia solar industri menggunakan armada pengangkut BBM industri yang berkapasitas 5 hingga 18 ton yang beroperasi di dalam wilayah provinsi Sulawesi selatan, hasil penelusuran oborbangsa ke beberapa perusahaan pengangkut BBM jenis solat seperti, PT Ronald Jaya Energi, PT Zoel Global Mandiri, PT Bulukumba Berkah Mandiri dan sejumlah perusahaa serupa yang kami yakini jika pihak Polda sulsel sudah mengantongi nama perusahaan pengangkut BBM yang ada si Sulawesi Selatan.


Armada angkutan BBM jenis solat nomor polisi DT 8264 EE, milik PT Ronald Jaya Energi, DD 8604 HG, DP 8716 GF, KT 8704 NL, armada angkutan milik PT Bulukumba Berkah Mandiri, yang diduga sering melakukan penyelundupan sola bersubsidi ke perusahaan nikel yang ada morowali, Sulawesi tengah.
PT Ronald Jaya Energi, perusahaan angkuta BBM industri yang beralamat di perumahan puri pattene permai, makassar Sulawesi selatan milik Ronald Darwis (oknum polri)
PT Bulukumba Berkah Mandiri beralamat jl Urip Sumiharjo makassar yang dikelola oleh Fatri Baknur (oknum polri) dan beberpa perusahaan pengangkut BBM lainnya seperti PT Trio Amanah Energi, PT Citra Manunggal Energi, PT Sri Karya Sukses, PT Sulawesi Sejahtera Energi, PT Zoel Global Energi.
โPara pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar yang di mentori oleh oknum aparat dan bertugas di polda sulselโ ucap sumber yang minta identitasnya dilindungi, ungkap sumber โmereka sangat berani melakukan penyelundupan solar bersubsidi karena sudah di koordinasikan lintasan perjalanan angkutannya, jadi tidak ada aparat yang menahannya, apalagi pengantaran dilakukan di malam hari hingga subuhโ, tambahnya.

Lebih jauh dijelaakan oleh sumber, โsemua oknum aparat sudah ada jatahnya perbulan yang dikumpul oleh oknum polwan inisial i yang bertugas di polda sulsel, jadi hampir semua oknum aparat tutup mataji pak, sepertinya polda sulsel tidak mampu natangkap mereka ituโ.
โPara pelaku Mafia solar bersubsidi sangat berani melakukan penyelundupan BBM, karena keuntungan yang didapat sangat besarโ, kata Ketua Umum DPP Lembaga Pengembalian Aset Rakyat Indonesia (L-PARI) Aslan Dg Rapi.
Mobil angkutan bbm industri PT Ronald Jaya Energi, PT Bulukumba Berkah Mandiri, PT Trio Amanah Energi, PT Citra Manunggal Energi, PT Sri Karya Sukses, PT Sulawesi Sejahtera Energi, PT Zoel Global Energi.
โYang perlu di pantau sekarang, serta memperketat pembelian di stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU), dengan melibatkan unsur LSM, unsur tokoh masyarakat dan masyarat umum ikut memantau penjualan yang dilakukan di SPBU secara menyeluruh, apakah penjualan melalui jerigen atau mobil yang dicurigaiโ, usul Aslan.

โAparat perlu ekstra ketat memantau setiap SPBU yang ada dalam wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, agar BBM bersubsidi jenis solar tidak disalah gunakan oleh mafia BBM, saya berharap kepada Pak Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo, agar mendesak kapolda sulsel untuk melakukan pemantauan khususnya BBM industri jenis solar, dan menindak para oknum aparat yang terlibat dalam penyelundupan BBM bersubsidi jenis solar ke morowali sulawesi Tengah, jangan mandepkan Polri Presisi disulselโ, kunci Aslan, hingga berita ini di posting, konfirmasi oborbangsa ke humas polda sulsel, belum mendapat tanggapan. (Tim-oborbangsa)

