Ketua Divisi Monitoring dan Evaluasi DPP L-Kontak Dian Resky Sevianti, mengatakan “adanya dugaan penyelesaian anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 2 milyar pada pembangunan Ruang sekolah di SMAN 13 Makassar” Ruang yang dibangun baru mencapai 60 persen, sisanya 40 persen diberi kesempatan hingga bulan 5 tahun 2023, sekarang sudah masuk bulan 6 2023, pembangunan gedung SMAN 13 makassar tak ujung selesai”.
Pelaksanaan pembangunan dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang nota bene bentukan dari Kementrian Pendidikan, ujar Kepala Sekolah SMAN 13 Makassar Nursyamsiah saat dikonfirmasi, ‘KSM sebagai pelaksana proyek bukan bentukan sekolah kami, tapi itu dibentuk oleh Kementrian Pendidikan Sulawesi selatan, karna itu kewenangannya”, “kami hanya sebagai penerima manfaat”, tambahnya.
Lanjut Nursyamsiah mengatakan “KSM yang di pimpin oleh Faizal yang mengerjakan pembangunan sekolah belum dapat menyelesaikan pekerjaannya sehingga kena black list dari Kementrian Pendidikan provinsi Sulawesi, saat ini kami yang bertanggung jawab, ujar Kepsek SMAN 13 Makassar”.
Proyek pembangunan sekolah SMAN 13 Makassar dengan nilai anggaran Rp 2 milyar dan dikerjakan oleh KSM Pimpinan Faizal dan angotanya adalah salah seorang guru SMAN 13 Makassar, tak kunjung selesai namun Kepala sekolah Nursyamsiah yang akan bertanggung jawab kilahnya, Bersambung (Red-oborbangsa-Anbas)


