GOWA — Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI di Sungai Ere Pucca’, Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus menunjukkan progres positif. Hingga Rabu (30/9/2026), pengerjaan jembatan tersebut telah mencapai 82 persen.
Pembangunan ini melibatkan personel Yonzipur, Zibang, Yon TP, Babinsa Kodim 1409/Gowa, serta masyarakat setempat. Kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam mempercepat penyelesaian infrastruktur yang dibutuhkan warga.
Dengan bekerja bersama, personel TNI dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan agar jembatan dapat segera difungsikan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Kehadiran jembatan beton ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, terutama dalam mendukung aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat, termasuk pengangkutan hasil pertanian.
Bagi masyarakat Desa Pao, pembangunan jembatan tersebut menjadi harapan baru untuk meningkatkan konektivitas wilayah. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah distribusi hasil pertanian, memperlancar perjalanan warga, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Di tempat terpisah, Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pengerjaan jembatan tersebut.
“Pembangunan ini merupakan bentuk nyata sinergi dan gotong royong TNI bersama masyarakat. Semoga jembatan ini nantinya memberikan manfaat sebesar-besarnya, memperlancar akses warga, serta mendukung peningkatan aktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dengan progres pengerjaan yang telah mencapai 82 persen, pembangunan Jembatan Beton Tahap VI di Sungai Ere Pucca’ diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga selesai dan dimanfaatkan masyarakat.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi penopang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga Desa Pao dan sekitarnya.
Laporan: Pen

