BARRU— Nama Barru Motor Club (BMC) 97 menjadi bagian dari perjalanan dunia otomotif di Sulawesi Selatan. Melalui penyelenggaraan berbagai ajang balap motor, klub ini pernah menghadirkan atmosfer kompetisi yang menyedot perhatian pembalap dan pecinta otomotif, salah satunya Kejurda FDR Balap Motor Sulawesi Selatan Seri 3 Barru pada 2018.
Di bawah kepemimpinan Ketua BMC 97, Andi Mustafa Pieter, S.Sos., yang akrab disapa Puang Bau Cibu, penyelenggaraan event tersebut menjadi salah satu momen yang masih dikenang oleh komunitas otomotif.
Kejurda FDR 2018 bukan sekadar ajang adu kecepatan. Event ini juga menjadi ruang bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan, mengasah keterampilan, dan membangun sportivitas dalam kompetisi yang terorganisasi.
Salah satu tujuan utama penyelenggaraan road race adalah memberikan wadah yang lebih aman bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di dunia balap motor.
Puang Bau Cibu menilai, kegiatan balap yang terorganisasi dapat menjadi alternatif positif bagi anak muda agar tidak mempertaruhkan keselamatan di jalan raya melalui aksi balap liar.
“Kami ingin anak-anak kita menyalurkan bakat dan adrenalin mereka di arena yang aman, bukan di jalan raya yang bisa mengganggu pemakai jalan lain dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Balap liar bukan solusi, tetapi event terorganisir seperti ini adalah jawabannya,” tegasnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa dunia otomotif tidak hanya berbicara tentang kecepatan, tetapi juga tentang kedisiplinan, keselamatan, dan tanggung jawab.
Kenangan penyelenggaraan Kejurda FDR 2018 memunculkan harapan agar event serupa dapat kembali digelar di Barru.
Bagi pembalap dan komunitas otomotif, road race merupakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun jaringan antarpembalap. Sementara bagi masyarakat, kegiatan ini berpotensi menjadi hiburan dan mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Meski demikian, penyelenggaraan event mendatang membutuhkan persiapan matang, termasuk dukungan pemerintah daerah, sponsor, komunitas otomotif, serta pihak terkait dalam memastikan keselamatan peserta dan penonton.
BMC 97 diharapkan dapat terus mengambil peran dalam perkembangan olahraga otomotif di Sulawesi Selatan. Kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting untuk menghadirkan kompetisi yang profesional, aman, dan mampu melahirkan pembalap berprestasi.
Bagi komunitas balap motor, kembalinya kompetisi terorganisasi bukan hanya soal nostalgia. Lebih dari itu, ada harapan agar generasi muda memiliki ruang untuk mengubah hobi menjadi prestasi. (ABM-oborbarru)

