BARRU – Membangun keamanan lingkungan membutuhkan sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat. Semangat tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di halaman Kantor Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Rabu (21/10).
Kegiatan ini menghadirkan Kapolsek Tanete Riaja IPTU Abdul Mustajil, S.H., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Aiptu M. Arsal. Turut hadir perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala lingkungan, dan para Ketua RT.
Dalam arahannya, IPTU Abdul Mustajil menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Ia menilai, kepedulian warga terhadap lingkungan menjadi modal penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Sementara itu, Aiptu M. Arsal mengingatkan pentingnya mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian dan penipuan daring, serta menghindari penyebaran hoaks yang dapat memicu konflik sosial.
Melalui dialog interaktif, para kepala lingkungan dan Ketua RT juga diberi kesempatan menyampaikan kondisi keamanan serta kendala yang dihadapi di wilayah masing-masing.
Salah seorang tokoh pemuda Lompo Riaja mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap rencana menghidupkan kembali ronda malam dengan melibatkan warga.
Kegiatan ini turut menekankan nilai kearifan lokal Bugis-Makassar, yakni sipakainge (saling mengingatkan) dan sipakatau (saling menghargai), sebagai landasan memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.
Pemerintah Kelurahan Lompo Riaja berkomitmen menjadikan sosialisasi Kamtibmas sebagai agenda rutin. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan gangguan keamanan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (ABM–OborBarru)

