Seorang pembayar pajak kendaraan bermotor Ibu Sri Karmila Dewi (32) pada tanggal 2 maret 2023 mendatangi kantor SAMSAT yang terketak di jalan Pahlawan no 3 kab Jeneponto untuk membayar pajak lima tahun yang telah jatuh tempo.
Namun sebelum ke kantor Samsat Sri terlebih dahulu mengecek ke aplikasi Dipemda sulsel untuk mengetahui berapa uang yang harus disiapkan ntuk pembayaran pajak kendaraannya.
Sri mengatakan ‘ di aplikasi tertera jumlah yang harus dibayarkan Rp 660 ribu untuk pembayaran pajak dan pengganti plat nomor polisi (DD).

Lanjut dikatakan Sri, ‘ saya menyiapkan uang lebih untuk berjaga jaga siapa tau ada tambahan, saya kaget setelah diloket’.karna sangat besar kelebihannya.
Petugas samsat yang ada dibalik loket meminta uang sebesar Rp 800 ribu, ungkapnya, dengan berat hati saya terpaksa memberikan uang sebesar yang diminta petugas Samsat jeneponto, kemudian dia hanya mengembalikan sebesar Rp 5 ribu, jadi ada selisih Rp 135 ribu, saya membayar Rp 795 ribu.
‘Setelah saya ngecek STNK dan tanda bukti pajak, yang tertera Rp 660 ribu’ tambah ibu Sri sambil berguman dengan kesal, tolong ditindak petugas yang melakukan pungli’, pintanya, saya mau lapor ke pak Bupati Jeneponto kalau petugas Samsat jeneponto suka melakukan pungutan liar, ini baru saya, kalau 10 orang pembayar pajak dikasi begitu, berapa itu untungnya’.
Hal tersebut membuat Koordinator wilayah 3 Lembaga Tinggi Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional (LT-KPSKN) Sulampapua H Mustajab.S.kep.Ns.Mkes, angkat bicara, ‘ jika memang benar ada petugas Samsat yang melakukan pungutan di luar ketentuan Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP), saya akan melaporkan langsung ke Kapolda Sulsel atau langsung ke Kapolri, ini tidak bisa dibiarkan, kita harus berpihak ke masyarakat, jangan membebani masyarakat, ekonomi saat ini baru berangsur pulih pasca pandemic covid 19, petugas yang seperti itu ( red- melakukan pungli harus diberantas dan dicopot’ kuncinya.
Saat oborbangsa melakukan konfirmasi kepada salah seorang petugas Samsat jeneponto, petugas tersebut mengatakan ‘ saya tidak tau pak silahkan ke pak Kanit Regident Samsat’.
Oborbangsa bergegas keruangan kanit regident Polres Samsat jeneponto, namun beliau tidak berada diruangannya.
(Red-oborbangsa-Tim)

