BARRU– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Waesai Kabupaten Barru tengah menjalani audit kinerja oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang dimulai sejak Kamis, 22 Mei 2025 dan dijadwalkan berlangsung hingga Selasa pekan depan.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Waesai, Ahsan Jafar, mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui awak media pada Jumat (23/5/2025) di kantornya.
Ia menyatakan bahwa audit ini merupakan bagian dari evaluasi tahunan yang dilakukan BPKP untuk menilai tata kelola, efisiensi operasional, serta transparansi perusahaan daerah.

“Ini momentum bagi kami untuk terus memperbaiki manajemen dan meningkatkan layanan kepada masyarakat.”
“Kami menyambut baik kehadiran auditor BPKP demi mewujudkan perusahaan yang sehat dan akuntabel,” ungkap Ahsan.
Audit tersebut mencakup pengumpulan data, analisis, dan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Air Minum Tirta Waesai Barru.
Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya publik.
Sebelumnya, berdasarkan laporan audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) yang rampung pada Februari 2025 lalu, Perumda AM Tirta Waesai Barru berhasil meningkatkan pendapatan dan menekan beban operasional dibandingkan tahun sebelumnya.
Saldo keuangan tercatat mendekati Rp1 miliar. Namun, perusahaan masih mencatat kerugian sebesar Rp1,2 miliar.
Meski masih merugi, capaian tersebut menunjukkan adanya kemajuan dan potensi perbaikan yang dapat diperkuat melalui rekomendasi hasil audit BPKP.
Ahsan berharap hasil audit tahun ini dapat menjadi pijakan penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat Barru.
Laporan: ABM
Editor: OborBarru

