SUNGGUMINASA – Pemandangan berbeda terlihat di depan kantor Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gowa. Kantor yang seharusnya menjadi pusat informasi dan aktivitas jurnalis di Gowa terpampan sebuah baliho besar menutupi sekretariat PWI kab gowa provinsi Sulawesi Selatan.
Sebuah baliho berukuran raksasa—diperkirakan mencapai 4 meter—terpampang tepat di depan gedung. Baliho tersebut memuat gambar salah seorang Ketua Komisi di DPRD Kabupaten Gowa yang tengah mempromosikan sebuah turnamen bulu tangkis (badminton).
Respon Pengurus PWI Gowa
Kondisi ini memicu keresahan di kalangan pengurus dan anggota PWI Gowa. Penempatan baliho yang dianggap “asal pasang” tersebut dinilai tidak etis karena menutupi identitas kantor organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
”Kami sangat menyayangkan pemasangan baliho ini. Ukurannya sangat besar hingga menutupi tampak depan sekretariat kami. Seharusnya pihak yang memasang bisa lebih jeli melihat lokasi,” ujar salah satu pengurus PWI Gowa.
Poin Keberatan Anggota
Beberapa poin utama yang menjadi keresahan para anggota jurnalis di Gowa antara lain
Estetika dan Identitas Papan nama sekretariat menjadi tidak terlihat oleh tamu atau relasi yang ingin berkunjung.
Etika Penempatan Pemasang baliho dianggap kurang menghargai keberadaan kantor sekretariat PWI Gowa sebagai institusi publik.
Ketidaksengajaan yang Mengganggu: Meskipun baliho tersebut bertujuan mempromosikan kegiatan olahraga (badminton), namun penempatannya tepat di depan pintu masuk atau fasad gedung sangat mengganggu operasional kantor.
Hingga berita ini diturunkan, para pengurus PWI Gowa berharap pihak pemasang atau tim terkait segera memindahkan baliho tersebut ke titik yang lebih tepat agar tidak menghalangi akses dan pemandangan kantor sekretariat. (Tim- oborbangsa)


