SURABAYA, OBORNEWS– Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memastikan bahwa pencoretan bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran akan segera dialihkan kepada penerima yang lebih berhak, khususnya dari kelompok masyarakat dalam Desil 1 hingga Desil 4 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurutnya, langkah ini diambil demi memastikan penyaluran bansos yang lebih adil dan akurat. Meski demikian, Gus Ipul membuka ruang bagi masyarakat yang merasa keberatan atas pencoretan namanya dari daftar penerima.
“Kalau ada yang merasa keberatan, silakan melapor dengan melampirkan data dan bukti-bukti lengkap agar bisa kami tindak lanjuti,” ujar Gus Ipul, Senin (21/7/25).
Ia menegaskan bahwa seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui proses validasi berlapis. Kementerian Sosial (Kemensos) akan memproses pengaduan tersebut, sementara Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi lembaga terakhir yang melakukan validasi akhir terhadap data yang diperbarui.
“Kami akan membantu proses pemutakhiran data dengan sumber daya yang kami miliki,” tambahnya.

Kebijakan ini diambil menyusul temuan banyaknya penerima bansos yang tidak lagi memenuhi kriteria, sementara masyarakat yang lebih membutuhkan justru belum tersentuh bantuan.
Laporan: Chris
Editor: OborJkt


