SUNGGUMINASA,OBORBANGSA.ID– Pembangunan dua jembatan beton di Kabupaten Gowa terus dipercepat untuk membuka akses transportasi warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dari wilayah pedesaan. Hingga Rabu, (29 /07/26) progres pengerjaan di dua lokasi tersebut telah mendekati 50 persen.
Jembatan beton tahap V itu dibangun di wilayah Kecamatan Biringbulu dan Kecamatan Bontonompo Selatan. Pengerjaannya melibatkan personel TNI dari Yonzipur, Zibang, Yon TP, serta Babinsa Kodim 1409/Gowa yang bergotong royong bersama masyarakat setempat.
Di Sungai Dusun Badenglolo, Desa Borimasunggu, Kecamatan Biringbulu, progres pembangunan tercatat mencapai 46,50 persen. Sementara pembangunan jembatan di Sungai Kanal Pabbundukang, Dusun Pabundukang, Desa Pabundukang, Kecamatan Bontonompo Selatan, telah mencapai 50 persen.

Kehadiran kedua jembatan tersebut dinilai penting karena akan menjadi jalur permanen bagi mobilitas masyarakat.
Selain mempermudah warga menuju sekolah, pusat pelayanan, dan kawasan permukiman, jembatan juga diharapkan memangkas waktu pengangkutan hasil pertanian menuju pasar.
Komandan Kodim 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, mengapresiasi kerja keras prajurit TNI dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan tersebut.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian jembatan.
“Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat gotong royong serta sinergi yang ditunjukkan para prajurit dan warga. Kemanunggalan inilah yang menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan jembatan,” ujar Gilang.
Ia berharap jembatan beton tersebut tidak hanya menjadi penghubung antarkawasan, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kehadiran jembatan beton permanen ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, menunjang akses pendidikan, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Kecamatan Biringbulu dan Bontonompo Selatan,” katanya.
Selama ini, keterbatasan akses menjadi salah satu kendala dalam pengangkutan hasil pertanian warga.
Setelah pembangunan rampung, kendaraan pengangkut diharapkan dapat melintas dengan lebih aman dan cepat sehingga proses distribusi komoditas pertanian menjadi lebih efisien.
Selain memperkuat konektivitas antardesa, pembangunan dua jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat bersama masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang kokoh, tahan lama, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan Kabupaten Gowa.
Laporan: Palallo

