GOWA — Tim gabungan bersama masyarakat berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar tujuh hektare di Lingkungan Batulapisi, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (5/10).
Kebakaran yang melanda vegetasi berupa rumput kering, semak belukar, dan pohon pinus tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Minggu (4/10) hingga Senin.
Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Minggu sekitar pukul 16.30 WITA dengan luas area terdampak diperkirakan sekitar lima hektare.
Api kemudian kembali meluas pada Senin akibat kondisi medan, tiupan angin, serta material vegetasi yang mudah terbakar.
Petugas gabungan kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif untuk mencegah api meluas ke kawasan di sekitarnya.
Operasi tersebut melibatkan satu personel TNI, tujuh personel Manggala Agni, dua anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), satu personel Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta sekitar tujuh warga setempat.
Tim juga menggunakan satu unit mobil tangki Manggala Agni untuk mendukung proses pemadaman.
Setelah dilakukan penanganan secara bersama-sama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WITA.
“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur aparat dan masyarakat untuk mencegah api kembali meluas,” demikian keterangan tim di lapangan.
Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar tujuh hektare lahan yang ditumbuhi rumput kering, semak belukar, dan sejumlah pohon pinus.
Hingga pemadaman selesai, tim gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.
Peristiwa kebakaran lahan tersebut menjadi perhatian karena kondisi vegetasi yang kering dan tiupan angin dapat mempercepat penyebaran api, terutama pada kawasan dengan tutupan semak dan rumput kering.
Laporan: pen

