Bulukumba- Maddampo’ atau Addangang adalah suatu acara memperingati seratus (100) hari wafatnya orang tua tercinta, yang dilakukan oleh keluarga terdekat yang ditinggalkan.
Acara maddampo’ kali ini dilakukan oleh keluarga almarhum ibu Monro (90) istri almarhum sere (80) , sabtu tanggal 29-07-2023, di desa Sangkalang kecamatan kajang kab Bulukumba (Kajang luar).
Acara maddampo’ melambangkan penghormatan terakhir kepada almarhum dari anak, menantu dan cucu almarhum, agar almarhum serta keluarga yang ditinggalkan selamat dunia dan akhirat.

Ritual maddampo’ dihadiri kurang lebih 42 orang pemangku adat, salah seorang anak dari almarhum Amiruddin mengatakan, ” acara maddampo’ kami laksanakan berkat kekompakan kami 8 bersaudara, kami saling membantu meringankan beban keluarga, Alhamdulillah syarat syarat adat pelaksanaan acara dapat kami penuhi, menyembelih 2 ekor kerbau, ratusan bakul kue adat (merah) dan beras untuk dibagikan kepada para pemangku adat dan masyarakat sekitar kampung, kami berusaha untuk membagikan dengan rata dan tidak ada yang dikecewakan”.
Lanjut dijelaskan Amir, ” suksesnya acara ini semoga kita semua selamat dunia dan akhirat dan dilindungi oleh Allah SWT”.
Setelah membagikan kue tradisional dan beras, kepada seluruh tokoh adat dan masyarakat sekitar, acara maddampo’ berakhir dan dilanjutkan dengan bersiarah kepusara almarhum 3 kali sehari selama 3 bulan 10 hari atau 100 hari kedepan, serta anak perempuan, mantu perempuan dan cucu perempuan menyangdang sarung selam 100 hari, inilah adat kajang yang harus dijalankan jika mampu, sesuai pesan “pasanga rikajang”. (Red-oborbangsa-Achild)

