SUNGGUMINASA— Gelombang kritik publik meledak setelah viralnya foto dan video kegiatan konsolidasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan yang digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gowa, Jumat (31/10/2025).
Pasalnya, rumah jabatan yang merupakan fasilitas negara itu kini disorot karena digunakan untuk acara politik partai, di mana tuan rumahnya, Husniah Talenrang, bukan hanya Bupati Gowa, tetapi juga Ketua DPW PAN Sulsel.
Potongan video dan foto kegiatan yang memperlihatkan Husniah duduk bersama jajaran pengurus PAN, termasuk H.A.S. Syam, kini beredar luas di berbagai grup WhatsApp dan akun media sosial lokal. Dalam hitungan jam, unggahan itu memicu reaksi keras dari warganet.

“Rujab kenapa jadi markas partai? Etikanya di mana?” tulis seorang netizen di kolom komentar.
“Kalau begini, ASN di Gowa bisa ikut terseret arus politik biru ,” sindir lainnya.
Tak sedikit yang menilai bahwa tindakan tersebut mencederai prinsip netralitas birokrasi dan melukai rasa keadilan publik.
Menanggapi hal ini, Pengamat Kebijakan Publik, Sugiarto Pettanagara, menilai fenomena penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan partai bukanlah hal baru, namun tetap harus dikritisi dari sisi etika dan moral jabatan.
“Secara praktik, mungkin dianggap wajar karena dilakukan di rumah jabatan. Tapi publik bisa memandang berbeda — hal ini bisa dilihat sebagai bentuk penyalahgunaan jabatan dan tindakan tidak etis,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).
Direktur Lensa Indonesia Research and Consulting itu menegaskan, praktik seperti ini berpotensi menimbulkan politisasi ASN dan membuka ruang korupsi kebijakan di masa depan.
“Masalahnya bukan pada legalitas, tapi pada etika. Jika rujab digunakan untuk aktivitas politik, maka arah kebijakan bisa dianggap punya warna tertentu.”
“ASN bisa merasa tertekan, dan birokrasi menjadi politis. Karena itu, publik harus awasi dengan ketat,” tegas Sugiarto.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak DPW PAN Sulsel maupun Pemerintah Kabupaten Gowa terkait pelaksanaan kegiatan yang kini menjadi sorotan tajam publik.
Laporan: NB

