OBOR,GOWA — Kodim 1409/Gowa menggelar penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat komitmen satuan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan prajurit, PNS, dan keluarga besar TNI.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Makodim 1409/Gowa, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (10/8).
Penyuluhan dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1409/Gowa Mayor Arh Muhammad Yuliansyah dan diikuti jajaran perwira, 70 personel TNI dan PNS, perwakilan Persit KCK Cabang XXVI Kodim 1409/Gowa, serta tim tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.

Kasdim 1409/Gowa Mayor Arh Muhammad Yuliansyah mengatakan narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat merusak moral, kehidupan sosial, serta masa depan generasi bangsa.
“Kita harus memiliki komitmen bersama untuk menjauhi narkoba. Prajurit dan PNS Kodim 1409/Gowa juga harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Ia menegaskan upaya pencegahan juga dilakukan melalui pengawasan internal, termasuk pemeriksaan atau tes urine secara berkala terhadap personel sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan lingkungan satuan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan juga melakukan pemeriksaan sampel urine terhadap personel Kodim 1409/Gowa. Pemeriksaan itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan P4GN sekaligus upaya memperkuat pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan satuan.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Gowa, Hendrayani Saputri, SKM., M.Kes., selaku narasumber memberikan materi mengenai perkembangan ancaman narkotika di Indonesia, dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kondisi fisik dan mental, serta konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1409/Gowa memperkuat sinergi dengan instansi kesehatan pemerintah daerah dalam membangun lingkungan satuan yang bersih dari narkoba.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal TNI, tetapi juga mendorong prajurit dan keluarga untuk turut berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba.
Laporan: Palallo

