OBOR, GOWA — Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI di aliran Sungai Jatia, Dusun Jatia, Desa Salajangki, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus dikebut dengan progres fisik mencapai 18 persen.
Pengerjaan jembatan tersebut melibatkan personel gabungan Yonzipur, Zibang, Yon TP, dan Babinsa Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat setempat, Jumat (21/8).
Kehadiran jembatan beton tersebut dinilai penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses yang dapat mendukung kelancaran transportasi dan mobilitas warga, sekaligus menunjang aktivitas perekonomian di Desa Salajangki.

Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan tersebut. Sejumlah warga turut terlibat dalam proses pengerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan.
Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi mengapresiasi keterlibatan personel TNI dan masyarakat dalam proses pembangunan jembatan.
“Sinergi yang kuat antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam mendukung percepatan pembangunan. Jembatan ini bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga bagian dari upaya memperlancar aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Salajangki,” ujarnya.
Menurut Dandim, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat perlu terus dipertahankan selama proses pembangunan sehingga pekerjaan dapat berjalan aman, lancar, dan sesuai target.
Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI tersebut akan terus dilanjutkan hingga rampung dan diharapkan segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung mobilitas, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga di Kecamatan Bontonompo Selatan.
Laporan: Palallo

