MAKASSAR ,โ Setiap perjalanan memiliki ujung, dan setiap pengabdian menemukan titik heningnya.
Setelah 25 tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Andi Muh Arsjad akhirnya memilih untuk berlabuh.
Terhitung sejak 7 Maret, ia resmi mengajukan pensiun dini, menandai akhir perjalanannya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulawesi Selatan.

Keputusan ini bukan sekadar angka dalam lembar administrasi.
Ia adalah refleksi dari perjalanan panjang, dari dedikasi yang telah tertanam begitu dalam.
“Saya sudah berjalan 53 tahun, dan semua syarat telah terpenuhi,” ujar Andi Arsjad, mengisyaratkan bahwa setiap fase dalam hidup memiliki waktunya sendiri untuk berubah.
Sebagai seorang pamong senior yang telah lama mengabdikan diri, baik di Pemda Kabupaten Sidrap maupun di jajaran Pemprov Sulsel.
Andi Arsjad memahami bahwa kepemimpinan bukan soal berapa lama seseorang bertahan, tetapi tentang bagaimana jejak yang ditinggalkan.
Meski memilih untuk mundur, harapannya untuk daerah ini tetap mengalir deras.
“Kita dihadapkan pada misi besar yang tidak mudah dan tantangan yang tidak kecil.”
“Saya berharap Pemprov Sulsel bisa melewati ini dengan baik dan mewujudkan cita-cita presiden serta kepala daerah terpilih,” ungkapnya.
Kata-kata ini bukan sekadar pesan perpisahan, tetapi doa yang menggantung di langit Sulawesi Selatan, menanti untuk diwujudkan.
Lebih dari itu, ia menitipkan harapan agar program-program baik yang telah dirancang terus berjalan.
“Nama baik Sulsel harus tetap dijaga, dan apa yang sudah dimulai harus dilanjutkan,” katanya.
Sebab pengabdian sejati tidak selalu berada di garis depan.
Kadang, ia justru lebih kuat dalam langkah-langkah yang diam, dalam doa yang tulus, dan dalam keyakinan bahwa yang ditinggalkan akan terus tumbuh.
Bagi Andi Muh Arsjad, mundur bukan berarti berhenti.
Ini hanyalah pergantian musim, di mana dedikasi yang dulu terikat pada satu peran kini memiliki ruang yang lebih luas untuk bermakna dengan cara yang berbeda.
“Sebab dalam setiap akhir, selalu ada awal yang menanti,” tutupnya pada Senin (10/03/25)
(Laporan Redaksi OborSulsel)



