Penulis: Obor Bangsa

MAKASSAR –Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan resmi menetapkan mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulsel, Bahar Ngitung, sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan. Penetapan tersebut menandai kelanjutan proses hukum yang kini memasuki tahap penanganan lanjutan oleh aparat penegak hukum. Penyidik Polda Sulsel telah melimpahkan berkas perkara Bahar Ngitung ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk dilakukan penelitian oleh jaksa peneliti. Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, yang menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima berkas perkara sejak pertengahan Oktober 2025. “Berkas perkaranya sudah kami terima,” ujar Soetarmi. Ia menjelaskan, pelimpahan berkas dari Polda Sulsel tercatat…

Read More

TAKALAR, OBOR BANGSA. Id- Teka-teki yang berbulan-bulan menggelayuti ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Takalar akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan penyerahan Surat Keputusan (SK) Nomor Induk PPPK Paruh Waktu bagi para pegawai yang telah dinyatakan lulus. Kepastian tersebut menjadi kabar gembira setelah isu pelantikan PPPK Paruh Waktu kerap mencuat di berbagai media online. Informasi resmi itu beredar luas melalui pesan WhatsApp berupa undangan bernomor 400.14.1.1/2723/SETDA, yang ditujukan kepada seluruh PPPK Paruh Waktu Kabupaten Takalar. Berdasarkan undangan tersebut, penyerahan SK dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 07.30 WITA, bertempat di lapangan upacara Kantor…

Read More

SUNGGUMINASA — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa angkat bicara menanggapi pemberitaan dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sedekah yang dibebankan kepada calon jemaah haji Kabupaten Gowa. Kemenag menegaskan tidak terlibat dalam pengumpulan infak maupun sedekah tersebut. Kepala Kantor Kemenag Gowa, H. Jamaris, menyatakan bahwa pengelolaan jemaah haji bukan lagi merupakan kewenangan Kemenag, melainkan berada pada kementerian tersendiri. Ia menilai pemberitaan yang mengaitkan Kemenag Gowa sebagai sasaran yang keliru. “Ini salah sasaran. Jemaah haji itu urusannya Kemenhaji. Hanya saja Kemenhaji masih numpang kantor Kemenag. Yang melakukan pengumpulan juga dari Baznas,” ujar H. Jamaris melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/12/2025). Sementara itu, Baznas Kabupaten…

Read More

SUNGGUMINASA –Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan sekelompok orang yang mengatasnamakan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia Wilayah Makassar. Kelompok tersebut diduga melakukan aktivitas di kawasan hutan Bili-Bili, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. KNPB diketahui sebagai organisasi yang berada di bawah naungan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Informasi mengenai keberadaan mereka mencuat setelah video dan sejumlah foto aktivitas kelompok itu tersebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah orang berada di area yang disebut sebagai kebun. Beberapa di antaranya tampak membawa bendera, sementara di sekitar lokasi juga terlihat berada sebuah kebun yang…

Read More

SUNGGUMINASA— Dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencuat di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa provinsi Sulawesi selatan. Sejumlah calon jemaah haji (CJH) 2026 mengaku dibebankan setoran “sedekah” sebesar minimal Rp 1 juta per orang, yang diarahkan untuk disetor sebelum mengikuti manasik haji di Masjid Agung Syech Yusuf. Pada Selasa 09 Desember 2025. Dengan kuota keberangkatan haji Kabupaten Gowa yang diperkirakan mencapai 1.500 jemaah, total pungutan yang dibungkus istilah infak/sedekah ini ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar. Seorang jemaah berinisial DW mengungkapkan dirinya diminta untuk menyetor uang infak/sedekah sebelum memasuki lokasi manasik. “Sebelum kami pergi ke Masjid Syech Yusuf untuk manasik, kami…

Read More

SUNGGUMINASA — Dugaan aktivitas penimbunan lahan dan penggunaan material yang diduga tidak berizin di Desa Tamayeleng, Kecamatan Barombong, kab gowa provinsi Sulawesi Selatan, milik PT Nadhifa Group Properti kembali menuai reaksi keras. Kali ini, sorotan datang dari Ketua Umum DPP Lembaga Pengembalian Aset Rakyat Indonesia (L-PARI), Aslan Dg Rapi, yang secara tegas mendesak Kapolres Gowa agar segera mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat. Aslan menilai, berlarutnya aktivitas penimbunan yang diduga ilegal tersebut menunjukkan lemahnya respons aparat di tingkat bawah. Ia secara khusus menyesalkan sikap Polsek Barombong yang dinilai terkesan abai terhadap informasi dan keluhan masyarakat, padahal lokasi aktivitas berada…

Read More

SUNGGUMINASA— Konferensi Cabang (Konfercab) ke-12 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya resmi dibuka di Gedung Dharmawanita Kabupaten Gowa, Sabtu (13/12/25). Forum tertinggi cabang ini menegaskan pentingnya penguatan integritas dan kebersamaan dalam tubuh organisasi. Pembukaan Konfercab dihadiri Presidium MD KAHMI Gowa Isra’ DS yang mengisi Stadium General, serta dibuka langsung Ketua Badko HMI Sulsel Bidang Perlindungan HAM, Iwan Mazkrib. Turut hadir jajaran pengurus cabang, Kohati, komisariat se-Gowa Raya, kader, dan para kandidat. Konfercab kali ini mengusung tema “Quantum Leadership; Jalan Baru Kepemimpinan HMI Cabang Gowa Raya” dan merupakan puncak rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak Juni 2025, mulai dari penjaringan…

Read More

GOWA — Aparat terkesan tutup mata, Pejabat Departemen Kehutanan di Sulsel diduga abai akan kondisi hutan Sulsel khususnya di area Pegunungan Bawakaraeng dan Lompobattang. Dua gunung yang menjadi Ikonik Gowa tersebut kini dikepung oleh mafia hutan. Informasi dari beberapa aktivis lingkungan hidup yang intens melaksanakan pendakian dan basic training para aktivis lingkungan hidup di dua area ini menyajikan informasi mencengangkan, hutan lindung di Kabupaten Gowa terancam punah. Erelembang, desa yang terletak di Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa yang beberapa hari lalu digerebek oleh Wakil Bupati Gowa dan AKBP Muh Aldy Sulaeman Kapolres Gowa beserta jajarannya hanyalah salah satu titik area…

Read More

GOWA — Bencana yang menimpa saudara kita di Pulau Sumatera wajib jadi pelajaran bagi kita semua. Lestarinya hutan sejatinya menjadi tanggung jawab semua pihak, semua kegiatan yang mengganggu keberadaan hutan baik hutan lindung dan hutan negara perlu dihentikan. Ungkapan ini menjadi harapan semua elemen masyarakat khususnya warga yang bermukim di area pegunungan. Pengelolaan industri getah karet pohon pinus di area kawasan hutan di duga menjadi salah satu kegiatan yang paling brutal merusak ekosistem hutan. Desakan kepada Pemerintah agar menghentikan izin dan usaha pengelolaan getah pinus kini berhembus kencang di tengah masyarakat. Arifin.M Dg.Panganro, salah satu tokoh Pemuda Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten…

Read More

Gowa – Sejumlah foto yang beredar dari wilayah Kecamatan Tombolopao, Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memperlihatkan pemandangan mencengangkan. Hamparan hutan lindung yang sebelumnya dipenuhi ribuan pohon pinus kini berubah menjadi tanah kosong setelah diduga dibabat habis melalui praktik ilegal logging. Menurut informasi warga, kawasan hutan yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan itu awalnya tumbuh subur. Namun dalam beberapa bulan terakhir, ribuan pohon pinus tersebut hilang tanpa jejak dan menyisakan area gundul seluas puluhan hektare. Menerima laporan dari masyarakat, Kapolres Gowa bersama Wakil Bupati Gowa serta Dinas Kehutanan Pemprov Sulsel melakukan penggerebekan ke lokasi pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 03.00…

Read More