- PWI Pusat Terbitkan Daftar Pemilih Sementara Konferprov Sulsel
- Munafri Arifuddin (Appi) Pantau Jumat Bersih di Kecamatan Wajo*
- Mafia Tanah Bongkar 8 Rumah di Makassar, Aparat Hukum Hanya Menonton….?
- Kuasa Hukum Desak Polres Tana Toraja Periksa Kepala Lembang Saloso atas Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis
- Pencemaran Udara di Gowa: Pabrik Aspal dan Developer Saling Lempar Tanggung Jawab
- Gaya Elit, Hati Sulit: Kolaborasi Om ZAP dan Prof JJ Ringankan Beban Mahasiswa
- Bupati Sidrap Siap Dukung Konferprov PWI Sulsel
- Wisuda Santri MDT binaan FKDT Kabupaten Gowa
Penulis: Obor Bangsa
Setelah dr oky pratama membeberkan hasil laboratorium skincare pemutih merek MH (Mira Hayati) mengandung Mercury 0,8 persen, yang banyak dipasarkan dikota makassar provinsi sulawesi selatan, melalui akun tictoknya, dr oky memposting secara teran terangan, ” Saya membeli secara acak skincare pemutih produk HM di salah satu penjualan resmi Mira Hayati di makassar, lalu saya bawa ke laboratorium untuk memeriksakan kadar yang dikandung skincarae HM, hasilnya sangat mengejutkan, karna produk skincare HM ternyata mengandung Mercury 0,8 persen yang sangat membahayakan para konsumen jika memakai terlalu lama” ungkap oky. Hal tersebut membuat owner skincare HM, Mira Hayati seperti cacing kepanasan dan menanggapi…
Genderang persaingan telah ditabuh, pemilihan bupati kab gowa periode 2024 – 2029 berjalan alot, dua pasang kontestan yang lolos bertarung yakni Amir Uskara berpasangan dengan Irmawati Haerudin dengan tak line AURAMA dan Husnia Talenrang dan Darmawangsya Muin dengan tak line Hati Damai. Kedua kontestan kini giat melakukan kampanye, untuk meraih hati masyarakat kab gowa dengan berbagai cara, mengujungi warga secara dor to dor, atau mengumpul dilapangan dan membacakan visi dan misi agar masyarakar yakin dapat menentukan pilihan pemimpin kab gowa yang terbaik dimasa yang akan datang. Tak ingin kalah salah satu tim survei dari Riset RAU2024, salah satu lembaga riset…
Kini rokok ilegal semakin menjamur, satu lagi rokok ilegal merek Helium beredar bebas di kabupaten sinjai provinsi Sulawesi Selatan, Produk rokok pita cukai palsu beredar hingga ke pelosok desa, pasar dan toko kelontong di kabupaten sinjai, tanpa ada tindakan tegas dari pihak dinas terkait dan beacukai serta aparat kepolisian. Rokok merek Helium adalah pendatang baru dengan pita cukai rokok isi 12 batang, namun digunakan pada rokok kemasan yangb berisi 20 batang dengan bandrol harga Rp 8700, dengan harga eceran Rp15.000, pengawasan dan penegakan hukum aparat terkait sangat lemah, sekaligus memberikan sinyal bisnis rokok ilegal ini makin menguasai pasar tanpa hambatan.…
Kanwil Beacukai Sumbangsel dan Reskrim Gowa, Akan Tindak Tegas Peredaran Rokok Ilegal…?
Menanggapi maraknya pemberitaan mengenai peredaran rokok ilegal di provinsi Sulawesi Selatan, Bea Cukai Sulbagsel menegaskan bakal mengambil tindak tegas terhadap pererdaran rokok ilegal. Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Bea Cukai Sulbagsel, Cahya Nugraha, memberikan apresiasi kepada media atas perannya dalam memberikan informasi yang berharga. “Kami berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Masukan dan informasi dari wartawan sangat berharga bagi kami. Bersama aparat hukum dan masyarakat, kami akan menegakkan peraturan terkait pemberantasan rokok ilegal. Informasi yang disampaikan oleh media akan kami tindak lanjuti dengan penelitian yang mendalam,” ungkap Cahya saat ditemui di kantornya.…
Rokok ilegal berbagai merek kini merajai pasar di provinsi Sulawesi Selatan dengan modus pelanggaran pita cukai yang dipalsukan. Kemasan rokok berisi 12 batang per bungkus, namun dijual dengan isi 20 batang dalam kemasan seharga Rp15ribu, jelas melanggar ketentuan cukai yang berlaku dan merugikan negara dalam penerimaan pajak. Meskipun sudah menjadi konsumsi umum di kalangan masyarakat dan pedagang, rokok ilegal ini terus bebas beredar tanpa ada tindakan tegas dari Bea Cukai Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulbagsel). “Setiap hari rokok ilegal dari berbagai merek beredar bebas di pasaran, namun tidak ada tindakan pihak Bea Cukai dan aparat terkait, Seolah-olah mereka membackup…
Satu lagi rokok ilegal merek 68 beredar di provinsi Sulawesi Selatan, Produk rokok yang diduga mengunakan pita cukai palsu beredar luas hingga ke pelosok pasar dan toko kelontong yang ada di kabupaten bulukumba, Bantaeng dan Sinjai, tanpa ada tindakan tegas dari pihak dirjen beacukai dan aparat kepolisian. Rokok merek 68 sangat jelas menggunakan pita cukai palsu, pita cukai diperuntukan rokok isi 12 batang, namun digunakan pada rokok kemasan yangb berisi 20 batang dengan bandrol harga Rp 6800,, dengan harga eceran tertinggi Rp15.000, pengawasan dan penegakan hukum aparat terkait sangat lemah, sekaligus memberikan sinyal bahwa bisnis ilegal ini semakin merajalela tanpa…
Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Makassar Brigadir Jenderal TNI (Mar) Andi Rahmat M, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga jabatan struktural di internal jajaran Lantamal VI Makassar, Rabu (16/10/2024). Sertijab jabatan Lantamal VI ini dilaksanakan di Loby Mako Lantamal VI Makassar yang di hadiri oleh Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Dados Raino, Pejabat Utama Lantamal VI, dan para Kadis serta Kasatker Lantamal VI. Adapun pejabat yang melaksanakan Sertijab yaitu Kadiskes Lantamal VI dari Letkol Laut (K) Saefudin Zuhri, A.Md, S.Si., M.Kes kepada Letkol Laut (K/W) DR. drg. Lusy Damayanti, SP.,KGA dan Karumkit Jala Ammari Lantamal VI dari Letkol…
“Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Soroti Netralitas ASN di Sulawesi Barat : Netralitas ASN Kunci Terwujudnya Demokrasi yang Sehat dalam Pilkada 2024” Dalam rangka menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi sorotan. Netralitas ASN bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga esensi untuk memastikan proses demokrasi yang adil, transparan, dan berkualitas. Netralitas ASN diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mengharuskan ASN untuk tidak berpihak kepada calon atau partai politik mana pun. Hal ini bertujuan untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Salmansyah, Salah seorang mahasiswa…
*Kapolda Sulsel Kunjungan Silaturahmi ke Mako Divisi 3 Kostrad, Perkuat Sinergitas dan Jaga Kamtibmas Menjelang Pilkada* Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Yudhiawan S.H., S.I.K., M.H., M.Si., didampingi Pejabat Utama Polda Sulsel melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando (Mako) Divisi 3 Kostrad di Pakatto, Kabupaten Gowa, pada Kamis (17/10/24). Dalam kunjungan ini Kapolda Sulsel disambut dengan Jajar Kehormatan dari jajaran prajurit Kostrad. Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel bertemu langsung dengan Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko, S.I.P untuk memperkuat sinergi antara Polda Sulsel dan Divif 3 Kostrad. Kerjasama ini diharapkan mampu terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)…
Rokok ilegal merek HRJ Gold bebas beredar di provinsi Sulawesi Selatan, tanpa tersentuh oleh para aparat hukum, Produk rokok yang diduga mengunakan pita cukai palsu beredar luas di pasar dan toko kelontong yang ada di kota makassar, maros, gowa tanpa ada tindakan tegas dari pihak intansi terkait. Rokok merek HRJ Gold sangat jelas menggunakan pita cukai palsu, pita cukai diperuntukan rokok isi 12 batang, namun digunakan pada rokok kemasan yangb berisi 20 batang dengan bandrol harga Rp 13.800, dengan harga eceran tertinggi Rp 15 ribu. Pengawasan dan penegakan hukum aparat terkait sangat lemah, sekaligus memberikan sinyal bahwa bisnis ilegal ini…
