BARRU – Pagi ini Senin (31/8/2026), halaman kantor Perumda Air Minum Tirta Waesai Kabupaten Barru tampak lebih ceria dari biasanya. Usai apel pagi yang dipimpin langsung oleh Direktur Ahsan Jafar dengan penuh semangat dan arahan tentang sinergi serta saling menghargai, suasana berubah menjadi akrab dan penuh kehangatan. Bukan karena ada rapat penting, melainkan karena sebuah tradisi sederhana yang justru punya makna mendalam: Tukar Ember.
Ya, sekarang masih suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, para karyawan beserta keluarga besar PDAM Tirta Waesai menggelar kegiatan tukar-menukar ember. Bagi orang luar, ini mungkin terlihat sepele. Tapi bagi karyawan, ini adalah simbol nyata dari kedekatan hati. “Bukan persoalan ember yang dibawa untuk saling bertukar, tapi kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat hubungan antara karyawan dan sekaligus mengingatkan kita kepada Nabi Muhammad SAW tentang keteladanan beliau dalam bersosialisasi,” ungkap Darnah Idrus.
Inisiatif manis ini tidak lepas dari peran tiga sosok inspiratif di internal perusahaan, Darnah Idrus, S.Sos, Hasniah, S.Sos dan Farida, S.Sos (Kepala SPI/Plt. Kabag. Adm/Keuangan). Ketiganya dikenal sebagai motor penggerak yang selalu aktif menciptakan kegembiraan, mulai dari lomba-lomba kecil hingga momen-momen keagamaan yang memotivasi karyawan. Berkat gagasan mereka, tukar ember bukan lagi sekadar tukar barang, tapi menjadi media untuk saling sapa, tertawa, dan melepas penat setelah sekian lama bekerja keras mengalirkan air bersih untuk warga Barru.

Suasana berlangsung tanpa sekat hierarki. Para karyawan duduk santai berbincang dengan staf lain, ibu-ibu karyawan saling memamerkan ember baru mereka sambil berbagi resep atau cerita tentang keluarga. Tidak ada kesan kaku atau formal, yang ada hanyalah rasa kekeluargaan yang kuat.
Bagi karyawan PDAM Tirta Waesai, momen ini adalah pengingat bahwa keteladanan Rasulullah bukan hanya soal ibadah ritual, tapi juga bagaimana kita menjaga hubungan baik dengan sesama rekan kerja. Seperti air yang mengalir tanpa pilih kasih, semangat persaudaraan ini diharapkan terus mengalir di tubuh perusahaan.
Jadi, ketika Anda melihat seorang karyawan PDAM membawa ember baru, jangan dulu berpikir itu cuma hadiah biasa. Itu adalah tanda tangan dari sebuah ikatan silaturahmi yang diperkuat di bulan Maulid, di mana setiap tetes keringat kerja mereka kini disertai dengan hangatnya kebersamaan.(ABM-oborbarru)

