Jeneponto-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Desa Barana, Kec. Bangkala Barat, Kab. Jeneponto, melaksanakan program Gema Baca (Cerdas Mengulas Buku) di SD Negeri 3 Bangkala Barat yang diikuti oleh siswa kelas V dan VI. Program ini bertujuan mengembangkan kemampuan literasi siswa melalui aktivitas memahami, mengidentifikasi, dan mengulas isi buku sebagai bagian dari upaya membangun budaya literasi melalui pendekatan yang interaktif dan kompetitif sejak usia sekolah.
Kegiatan diawali dengan pembacaan sebuah buku oleh Andi Zukran Alfaridzi RM, mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Hasanuddin selaku penanggung jawab program. Setelah sesi membaca selesai, mahasiswa mengajak siswa mengikuti kuis interaktif untuk mengidentifikasi tokoh, alur, pesan, serta informasi penting dari buku yang telah dipaparkan. Suasana kelas berlangsung aktif dengan antusiasme siswa yang berlomba-lomba menjawab setiap pertanyaan seputar informasi penting dalam buku, seperti nama penulis, ilustrator, tahun terbit, hingga tokoh utama cerita.
Selanjutnya, setiap siswa kemudian diminta mempraktikkan sendiri pertanyaan-pertanyaan serupa pada buku pilihan mereka masing-masing, mulai dari mengenali nama penulis dan ilustrator, tahun terbit, hingga tokoh utama dalam buku yang mereka baca. Setelah selesai membaca, mereka diminta mengulas buku tersebut dengan bahasa sendiri di hadapan teman-teman sekelas. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk memahami isi bacaan, menyusun gagasan, serta mengomunikasikan hasil bacaannya secara lisan dengan percaya diri. Pendekatan ini melatih siswa untuk menerapkan langsung apa yang telah dipelajari dari sesi permainan ke dalam bacaan pilihannya sendiri, sekaligus menumbuhkan kebiasaan mengulas buku secara mandiri.

Andi Zukran Alfaridzi RM mengatakan bahwa โGema Bacaโ dirancang agar siswa tidak hanya terbiasa membaca, tetapi juga mampu memahami dan mengomunikasikan kembali isi bacaan.
โYang kami harapkan bukan hanya anak-anak selesai membaca buku, tetapi mereka juga mampu memahami isi bacaan, kemudian menceritakannya kembali dengan bahasa mereka sendiri. Dengan program Gema Baca, kami ingin membangun keberanian mereka untuk menyampaikan pendapat sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis sejak dini,โ ujar Zukran.
Program Gema Baca merupakan salah satu rangkaian kegiatan KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Melalui program ini, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang menghadirkan pengalaman belajar literasi secara aktif dengan memanfaatkan buku-buku bacaan yang sesuai dengan perkembangan anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap siswa tidak hanya memiliki kebiasaan membaca, tetapi juga mampu memahami, mengulas, dan mengomunikasikan isi bacaan dengan baik. Dengan demikian, budaya literasi di kalangan anak-anak diharapkan terus tumbuh seiring berkembangnya kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kepercayaan diri mereka. (Indra-oborbangsa)ย

