GOWA — Udara sejuk Malino menyambut kedatangan keluarga besar Media Online dan TV Channel Obor Bangsa. Di antara pepohonan pinus yang menjulang dan suasana alam yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, para pewarta sejenak meninggalkan rutinitas pemberitaan dan memilih menikmati ruang kebersamaan.
Selama tiga hari, 11–13 September 2026, kawasan D’ Luna Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar Obor Bangsa dalam Media Camp 3. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi ke-3 Media Obor Bangsa.
Bukan sekadar camping, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para pewarta untuk beristirahat sejenak dari kesibukan jurnalistik. Di tempat ini, aktivitas yang biasanya dipenuhi tenggat berita, liputan, kamera, dan layar komputer berganti dengan percakapan santai, kebersamaan, serta aktivitas di tengah alam.

Pemilihan D’ Luna sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut berada di lokasi yang cukup strategis, sekitar 100 meter dari akses jalan raya poros Malino dan sebelum memasuki kawasan Kota Malino.
Sekertaris panitia pelaksana yang akrab disapa Barani mengatakan, akses yang mudah menjadi salah satu pertimbangan utama. Namun, yang membuat D’ Luna menarik adalah perpaduan antara kemudahan akses dengan suasana alam yang tetap terasa kuat.
“D’ Luna kami pilih karena lokasinya sangat strategis, mudah dijangkau, tetapi suasananya tetap terasa tenang dan menyatu dengan alam. Tempatnya juga nyaman serta didukung fasilitas cukup lengkap,” ujar Barani.
Kawasan tersebut menyediakan aula yang dapat digunakan sebagai ruang berkumpul sekaligus panggung kegiatan. Bagi peserta yang membutuhkan kenyamanan lebih, tersedia pula sejumlah kamar. Sementara bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman lebih dekat dengan alam, area camping menjadi pilihan.
Di sekitar lokasi, hutan pinus menjadi lanskap yang memperkuat suasana Media Camp. Pepohonan yang berdiri rapat menghadirkan udara sejuk sekaligus ruang terbuka untuk berbagai aktivitas.
Bagi Barani, keberadaan fasilitas tersebut membuat D’ Luna tidak hanya cocok untuk kegiatan internal komunitas, tetapi juga memiliki potensi sebagai tempat gathering, kegiatan keluarga, hingga berbagai kegiatan luar ruangan.
“Jadi bukan hanya cocok untuk kegiatan komunitas seperti Media Camp. D’ Luna juga sangat rekomendatif untuk kegiatan keluarga, gathering, maupun kegiatan lainnya yang membutuhkan suasana alam dengan fasilitas memadai,” katanya.
Pemimpin Umum Media Obor Bangsa, Andi Baso Tenri Gowa, mengaku puas dengan pemilihan D’ Luna sebagai lokasi Media Camp 3 sekaligus rangkaian perayaan hari jadi ketiga media tersebut.
Menurutnya, suasana alam di D’ Luna memberikan warna berbeda bagi kegiatan internal media.
“Tempat ini sangat nyaman. Alamnya mendukung, fasilitasnya juga cukup lengkap. Untuk kegiatan hari jadi Media Obor Bangsa sekaligus Media Camp, D’ Luna sangat pas karena kita bisa berkegiatan, berdiskusi, membangun kebersamaan, sekaligus menikmati suasana alam,” ungkapnya.
Di tengah suasana tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berkemah. Mereka juga memiliki kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat di luar suasana kerja.
Sebab, bekerja dalam satu media tidak selalu berarti memiliki waktu yang cukup untuk berbincang. Kesibukan liputan dan tuntutan pekerjaan sering membuat interaksi hanya berlangsung dalam konteks tugas.
Media Camp kemudian menjadi ruang yang berbeda. Tidak ada jarak antara meja redaksi dan lapangan. Semua melebur dalam satu suasana kebersamaan.
Alam sebagai Ruang Kebersamaan
D’ Luna dengan kawasan hutan pinusnya memberikan pengalaman yang berbeda bagi peserta. Suasana sejuk Malino membuat kegiatan luar ruangan terasa lebih nyaman, sementara area camping menghadirkan pengalaman bermalam yang lebih dekat dengan alam.
Sejumlah peserta pun menilai kawasan tersebut cocok bukan hanya untuk kegiatan komunitas, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin melepas penat bersama keluarga.
Hamparan pepohonan pinus, udara pegunungan, area camping, serta fasilitas pendukung menjadikan kawasan tersebut memiliki dua fungsi sekaligus: tempat beristirahat dan ruang berkegiatan.
Bagi keluarga besar Obor Bangsa, tiga hari di Malino akhirnya menjadi lebih dari sekadar perjalanan keluar dari rutinitas.
Ada tawa yang dibagikan, percakapan yang terbangun, dan kebersamaan yang kembali diperkuat.
Di bawah rindangnya hutan pinus Malino, Media Camp 3 menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah media tidak hanya dibangun melalui berita yang diterbitkan. Ada manusia-manusia di balik setiap pemberitaan yang juga membutuhkan ruang untuk berkumpul, menyegarkan pikiran, dan kembali menguatkan langkah.
Memasuki tahun ketiganya, Media Obor Bangsa berharap semangat kebersamaan tersebut dapat menjadi energi baru bagi seluruh keluarga besar Obor Bangsa untuk terus berkarya dan menjalankan tugas jurnalistik.
Tiga hari di D’ Luna pun berakhir. Namun, semangat yang dibawa pulang diharapkan tidak ikut berakhir bersama dinginnya udara Malino.
Media Camp 3 telah menjadi jeda. Sekaligus menjadi titik untuk kembali melangkah bersama. (Pen-Redaksi-oborbangsa)

