SUNGGUMINASA,–Pemerintah Kabupaten Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Salah satu langkah nyata yang diambil adalah turun langsung ke lapangan guna melihat secara langsung kondisi masyarakat yang masih berada dalam kategori miskin ekstrem.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, bersama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, melakukan kunjungan ke sejumlah titik yang menjadi perhatian, seperti Desa Pallangga di Kecamatan Pallangga serta Desa Bone di Kecamatan Bajeng.

Sementara itu, Wakil Bupati juga menyambangi Desa Julubori dan Desa Bone untuk melihat langsung kondisi masyarakat setempat.
Langkah yang diambil Bupati ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk pegiat sosial di Gowa, Suhardi Rola.
Ia menilai bahwa tindakan Bupati sangatlah tepat karena melihat langsung kondisi di lapangan jauh lebih efektif dibandingkan hanya menerima laporan dari pejabat desa atau camat.
“Langkah yang diambil Bupati hari ini sangatlah bagus, karena turun langsung ke masyarakat lebih baik daripada sekadar menunggu laporan dari pejabat wilayah”
“Keinginan bersama antara Bupati dan Wakil Bupati ini harus kita dukung bersama.”
“Tidak ada lagi sekat politik pasca pilkada, sekarang saatnya kita bekerja sama membangun daerah,” ujar Suhardi Rola.
Sebagai bagian dari program 100 hari kerja “Hati Damai”, pemerintah meluncurkan inisiatif “Gowa Bersama” yang mencakup berbagai aspek pembangunan, termasuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Dalam upaya mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem, seluruh SKPD dilibatkan sebagai orang tua asuh bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk Bupati dan Wakil Bupati sendiri.
Selain mengunjungi masyarakat miskin ekstrem, Bupati Husniah juga memantau kebersihan kantor desa di Kecamatan Pallangga dan menegaskan pentingnya program “Gowa Bersih” sebagai prioritas utama.
Ia menekankan bahwa setiap kantor desa dan kelurahan harus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kebersihan dan pelayanan yang baik adalah bagian dari upaya kita dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat.”
“Saya ingin memastikan bahwa setiap kantor desa dan kelurahan memberikan layanan terbaik bagi warga,” tegas Husniah.
Wakil Bupati Darmawangsyah Muin pun mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam memanfaatkan potensi ekonomi yang dimiliki, baik melalui bantuan yang diberikan pemerintah maupun keahlian yang dimiliki masing-masing individu.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bantuan bioflok sebagai sumber penghasilan.
“Selain itu, mereka juga bisa mengembangkan keterampilan seperti memasak, membuat kue, dan keterampilan lainnya yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Gowa turut menyerahkan bantuan berupa 10 kg beras dan 10 kg bibit padi kepada setiap rumah yang dikunjungi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Andy Azis, serta sejumlah pimpinan SKPD dan pejabat lingkup Pemkab Gowa.
Dengan langkah-langkah konkret ini, diharapkan program penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa dapat berjalan efektif dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
(Laporan Redaksi OborGowa)

