Pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, untuk mencapinya dibutuhkan guru yang memiliki yang terampil dalam melaksanakan tugas dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Sebagai organisasi kemasyarakatan yang dibentuk berdasarkan kekeluargaan pers, Ikatan Keluarta Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Gowa, terdorong untuk berperan serta meningkatkan kapasitas guru agar dapat mewujudkan pendidikan berkualitas dalam lingkungan belajar yang ramah anak.
Kegiatan peningkatan kapasitas dilakukan melalui pelatihan public speaking for teacher yang dilaksanakan pada Selasa, 16 Februari 2023 di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Gowa.
Rangkaian acara dibuka oleh Sekretaris DInas Penddiikan Kabupaten Gowa, dilanjutkan dengan paparan materi tentang peran guru dalam mewujudkan proses belajar yang ramah anak, oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Kawaidah Alham, S.Sos.,M.Si.
Kemudian dilanjutkan dengan materi public speaking, dan penerapannya dalam proses pembelajaran di kelas.
Kegiatan difasilitatori oleh founder Mahir Bertutur, Nur Amelia, SH sekaligus Ketua Ikatan Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Gowa.
Sebanyak 37 peserta yang merupakan guru perempuan di Kabupaten Gowa, dengan peserta berasal dari level PAUD, TK, SD, SM dan SMU. Peserta terjauh berasal dari Malakaji, sementara peserta lain dari Bissoloro, Bungaya, Talasapalang, Patalassang, Katangka da n berbagai daerah laiinya di Kabipaten Gowa. Bebedrapa diantaranya adalah kepala sekolah.
Seluruh peserta menyampaikan apresiasi dan senang telah mengikuti kegiatan ini, karena mendapatkan ilmu dan keterampilan baru sangat bermanfaat untuk diterapkan oleh guru saat mengajar. Seperti materi artikulasi, intonasi, gestur, hal hal yang perlu diperhatikan saat public speaking.
Suksesnya kegiatan ini didukung pula oleh Kaganga coffee shop, wardah beauty dan Garuda food.
Ketua IKWI Gowa mengatakan akan berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam peningkatan kapasitas perempuan di Kabupaten Gowa, salah satunya dengan mengintensifkan pelaksanaan public speaking bagi perempuan dengan mensasa berbagai segmentasi dan kalangan.
“Tidak hanya itu, program IKWI mendepan akan concern juga pada isu pemenuhan hak anak, dan ketahanan keluarga. Kehadiran ikwi diharapkan meweujudkan keluarga bahagia sesuai cita cita Pancasila,” tandas Ketua IKWI Gowa Nur Amelia, SH.
Sementara salah seorang guru saat menyampaikan testimony di akhir kelas, katanya termotivasi untuk menerapkan keterampilan baru dalam mengajar peserta didik agar lebih professional.
“saya akan terapkan ilmu public speaking ini saat mengajar, kalau perlu diulang lagi bu pelatihan ini”, ujar ibu Khaerani. (IKWI-Dul-Red-oborbangsa)


