OBOR, GOWA — Pembangunan Jembatan Gantung di Sungai Lambere, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus dikebut dan kini mencapai progres 83 persen.
Pengerjaan jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat tersebut melibatkan personel gabungan Yonzipur, Zibang, Yon TP, dan Babinsa Kodim 1409/Gowa bersama warga setempat, Rabu (19/8).
Semangat gotong royong terlihat selama proses pengerjaan. Prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi mengapresiasi kerja sama seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan tersebut.
“Kerja sama ini merupakan bukti kekuatan kita bersama. Jembatan ini dibangun untuk mempermudah aktivitas warga, membuka akses ekonomi, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Dandim juga mengingatkan seluruh personel dan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga kualitas konstruksi hingga pembangunan selesai dan dapat dimanfaatkan.
Bagi masyarakat Desa Buakkang, keberadaan jembatan gantung tersebut dinilai sangat penting karena selama ini akses penyeberangan Sungai Lambere menjadi salah satu jalur yang digunakan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Dengan progres yang telah mencapai 83 persen, pembangunan jembatan tersebut diharapkan segera rampung sehingga dapat digunakan masyarakat secara aman dan mendukung kelancaran mobilitas serta kegiatan ekonomi warga di Kecamatan Bungaya.
Laporan : Palallo

