- TNI AL Kodaeral VI KRI Marlin-877 Evakuasi dan Pencarian Korban KLM Nurul Salsa 01 di Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar-Sulsel
- Kaltara Jadi Rumah Toleransi Terbaik se-Kalimantan, FKUB Diminta Perkuat Sistem Deteksi Dini
- Kapolda Sulsel Gelar Silaturahmi Bersama Kajati Sulsel
- Kaltara Berada di Posisi Kedua dalam Indeks Keamanan Nasional
- Pimpin IPMALUTIM 2026-2028, Andika Fokus Penguatan Intelektual dan Pengabdian
- Perumda Pasar Makassar Optimalkan Peran Pasar Tradisional dalam Menjaga Stabilitas Harga
- Terbentuk Koperasi Konsumen Assalam Berjalan Bersama di Kelurahan Romang Lompoa
- Ngopi Bareng Warga Pasar, Bhabinkamtibmas Lompo Riaja Pererat Sinergi Kamtibmas
Penulis: Obor Bangsa
Kasus Distribusi Dana Zakat dan Infak, Enrekang: Mantan Kajari Padeli Dijerat Dugaan Suap Rp840 Juta
ENREKANG—Kejaksaan Agung resmi menetapkan Padeli, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang Sulawesi selatan, sebagai tersangka dalam perkara korupsi pengelolaan dan distribusi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Perkara ini menimbulkan kerugian negara sebesar Rp16,6 miliar. Dalam proses penanganan perkara tersebut, Padeli diduga menerima aliran dana suap senilai Rp840 juta. Penetapan status hukum Padeli, yang saat ini menjabat sebagai Kajari Bangka Tengah, disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, pada Senin (22/12). Selain Padeli, Kejagung juga menetapkan seorang pihak swasta berinisial SL sebagai tersangka. Anang menegaskan bahwa penanganan kasus mantan Kajari Enrekang dilakukan secara bertahap dan profesional sesuai…
Jejak Infak Jemaah Haji Gowa: Praktik Berulang, Dana Miliaran, Pertanggungjawaban Dipertanyakan
SUNGGUMINASA— Polemik dugaan pungutan infak terhadap calon jemaah haji Kabupaten Gowa tidak lagi sekadar soal nominal Rp 1 juta per orang. Penelusuran OborBangsa mengarah pada pola praktik berulang yang telah berlangsung bertahun-tahun, dengan nilai akumulasi dana mencapai miliaran rupiah, namun minim transparansi soal peruntukan. Pemberitaan sebelumnya menyebutkan adanya dugaan infak yang dipatok Rp 1 juta per jemaah di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gowa. Tuduhan tersebut dibantah Kepala Kantor Kemenag Gowa, H. Jamaris, yang menegaskan bahwa pengelolaan jemaah haji kini bukan lagi kewenangan Kemenag. “Pengelolaan jemaah haji bukan lagi kewenangan Kemenag, melainkan berada pada Kementerian Haji. Ini salah sasaran. Jemaah haji…
SUNGGUMINASA- Hutan pinus yang membentang di kawasan wisata Malino tidak hanya menyajikan panorama menawan, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi besar. Getah pinus yang disadap dari batang pohon telah menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga setempat. Getah pinus, yang dikenal sebagai bahan baku industri farmasi, kosmetik, hingga perekat, memiliki nilai jual yang stabil. Di Malino, penyadapan dilakukan secara bergilir sehingga hutan tetap terjaga dan produktif dalam jangka panjang. Menurut H Arif, salah seorang penyadap lokal, setiap pohon dapat menghasilkan getah hingga beberapa liter per tahun. “Pendapatan kami terbantu dengan hasil getah ini. Selain menjual langsung, ada juga pengepul yang datang membeli…
Gowa — Peradaban harus diselamatkan, begitu petunjuk hikmah Presiden Prabowo terkait bencana alam yang menimpa Sumatera. Presiden Prabowo menegaskan tidak ada kompromi bagi pihak yang sengaja merusak lestarinya hutan. ” Tahun ini, tidak ada lagi penerbitan izin untuk pengelolaan hutan ,” Begitu instruksi Prabowo. Sedangkan, realita hari ini, kondisi hutan di Kabupaten Gowa nyaris punah. Perambahan dengan gamblang terjadi dihampir semua titik dan area di kawasan hutan. Bagi kita semua, menyelamatkan peradaban maka lestarinya hutan adalah jantung dari peradaban itu sendiri. Perspektif ini kemudian menjadi landasan sejumlah wartawan Gowa untuk bergerak. Forum Jurnalis Penyelamatan Kawasan Hutan Gowa ( Fokus )…
SUNGGUMINASA— Peradaban harus diselamatkan. Pesan itulah yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto menyikapi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Presiden menegaskan tidak ada kompromi bagi pihak yang dengan sengaja merusak kelestarian hutan. “Tahun ini tidak ada lagi penerbitan izin pengelolaan hutan,” tegas Presiden Prabowo dalam arahannya. Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan realitas di Kabupaten Gowa. Kawasan hutan di daerah ini disebut kian tergerus, bahkan mendekati kondisi kritis. Praktik perambahan hutan terjadi secara terbuka dan tersebar di hampir seluruh titik kawasan hutan. Kesadaran bahwa kelestarian hutan merupakan jantung peradaban mendorong sejumlah jurnalis di Gowa untuk mengambil peran aktif. Mereka…
SUNGGUMINASA — Sejumlah warga Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, provinsi Sulawesi selatan mengeluhkan belum diterimanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) meskipun nama mereka tercatat sebagai penerima bantuan. Keluhan tersebut disampaikan oleh dua warga berinisial NF dan FT yang mengaku hingga kini belum menerima hak mereka. Kepada wartawan Media OborBangsa, NF mengatakan bahwa bantuan tersebut seharusnya sudah mereka terima karena nama mereka telah masuk dalam daftar penerima. Namun kenyataannya, hingga saat ini bantuan itu belum juga disalurkan kepada mereka. “Hingga saat ini kami belum menerima bantuan itu, padahal nama saya terdaftar,” ujar NF, Sabtu (19/01/2025). NF dan FT mengaku telah…
MAKASSAR –Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan resmi menetapkan mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulsel, Bahar Ngitung, sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan. Penetapan tersebut menandai kelanjutan proses hukum yang kini memasuki tahap penanganan lanjutan oleh aparat penegak hukum. Penyidik Polda Sulsel telah melimpahkan berkas perkara Bahar Ngitung ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk dilakukan penelitian oleh jaksa peneliti. Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, yang menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima berkas perkara sejak pertengahan Oktober 2025. “Berkas perkaranya sudah kami terima,” ujar Soetarmi. Ia menjelaskan, pelimpahan berkas dari Polda Sulsel tercatat…
TAKALAR, OBOR BANGSA. Id- Teka-teki yang berbulan-bulan menggelayuti ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Takalar akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan penyerahan Surat Keputusan (SK) Nomor Induk PPPK Paruh Waktu bagi para pegawai yang telah dinyatakan lulus. Kepastian tersebut menjadi kabar gembira setelah isu pelantikan PPPK Paruh Waktu kerap mencuat di berbagai media online. Informasi resmi itu beredar luas melalui pesan WhatsApp berupa undangan bernomor 400.14.1.1/2723/SETDA, yang ditujukan kepada seluruh PPPK Paruh Waktu Kabupaten Takalar. Berdasarkan undangan tersebut, penyerahan SK dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 07.30 WITA, bertempat di lapangan upacara Kantor…
SUNGGUMINASA — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa angkat bicara menanggapi pemberitaan dugaan pungutan liar (pungli) berkedok sedekah yang dibebankan kepada calon jemaah haji Kabupaten Gowa. Kemenag menegaskan tidak terlibat dalam pengumpulan infak maupun sedekah tersebut. Kepala Kantor Kemenag Gowa, H. Jamaris, menyatakan bahwa pengelolaan jemaah haji bukan lagi merupakan kewenangan Kemenag, melainkan berada pada kementerian tersendiri. Ia menilai pemberitaan yang mengaitkan Kemenag Gowa sebagai sasaran yang keliru. “Ini salah sasaran. Jemaah haji itu urusannya Kemenhaji. Hanya saja Kemenhaji masih numpang kantor Kemenag. Yang melakukan pengumpulan juga dari Baznas,” ujar H. Jamaris melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/12/2025). Sementara itu, Baznas Kabupaten…
Video Aktivitas KNPB Wilayah Makassar di Kawasan Bili-Bili Gowa Beredar, Aparat Lakukan Penelusuran
SUNGGUMINASA –Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan sekelompok orang yang mengatasnamakan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia Wilayah Makassar. Kelompok tersebut diduga melakukan aktivitas di kawasan hutan Bili-Bili, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. KNPB diketahui sebagai organisasi yang berada di bawah naungan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Informasi mengenai keberadaan mereka mencuat setelah video dan sejumlah foto aktivitas kelompok itu tersebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah orang berada di area yang disebut sebagai kebun. Beberapa di antaranya tampak membawa bendera, sementara di sekitar lokasi juga terlihat berada sebuah kebun yang…
