- Munafri Arifuddin (Appi) Pantau Jumat Bersih di Kecamatan Wajo*
- Mafia Tanah Bongkar 8 Rumah di Makassar, Aparat Hukum Hanya Menonton….?
- Kuasa Hukum Desak Polres Tana Toraja Periksa Kepala Lembang Saloso atas Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis
- Pencemaran Udara di Gowa: Pabrik Aspal dan Developer Saling Lempar Tanggung Jawab
- Gaya Elit, Hati Sulit: Kolaborasi Om ZAP dan Prof JJ Ringankan Beban Mahasiswa
- Bupati Sidrap Siap Dukung Konferprov PWI Sulsel
- Wisuda Santri MDT binaan FKDT Kabupaten Gowa
- Jejak Putih Abu-Abu di Usia Matang, Catatan Haru Halalbihalal Alumni SMANSA 82
Penulis: Obor Bangsa
Empat Kali Mangkir, Darmawangsyah Dilindungi Hakim? Jaksa Gigit Jari, Stafnya Malah Diseret!
MAKASSAR,– Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Sabbang–Tallang di Kabupaten Luwu Timur yang digelar pada Selasa (22/07/25) di Pengadilan Negeri Makassar kembali menjadi sorotan. Salah satu saksi kunci yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, kembali tidak menghadiri sidang untuk keempat kalinya. Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan agar saksi dihadirkan secara paksa, namun permohonan tersebut ditolak oleh majelis hakim. Ketua Majelis Hakim, Andi Musyafir, menyatakan bahwa ketidakhadiran Darmawangsyah dianggap sah secara hukum berdasarkan ketentuan Pasal 159 dan 162 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Karena itu, hakim menolak permohonan jaksa untuk menerbitkan penetapan jemput paksa.…
Sidang Kasus Korupsi Sabbang–Tallang Kembali Tertunda, Wacana Jemput Paksa Darmawangsyah Muin Dinilai Hanya Gertakan
MAKASSAR, OBORBANGSA.ID — Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek jalan Sabbang–Tallang, Luwu Utara senilai Rp7,45 miliar kembali mengalami penundaan pada Selasa (22/7/2025). Agenda pemeriksaan saksi dalam perkara dengan terdakwa Sari Pudjiastuti, mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, kembali berlangsung tanpa kehadiran Darmawangsyah Muin—mantan anggota DPRD Sulsel yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa. Nama Darmawangsyah sebelumnya mencuat sebagai saksi kunci dalam perkara yang merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah itu. Namun dalam tiga kali agenda persidangan terakhir, ia tak pernah hadir memenuhi panggilan resmi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel menyatakan telah memanggilnya secara patut sebanyak tiga…
Orang Tua Minta Kebijakan Pelajar Dilarang Bawa Kendaraan Ditinjau Ulang: Solusi Transportasi Masih Mahal dan Terbatas
SUNGGUMINASA,OBOR BANGSA — Imbauan Kasat Lantas Polres Gowa Akp Muh. Muaz, agar pelajar tidak membawa kendaraan ke sekolah menuai sorotan dan keberatan dari sejumlah orang tua. Pada Senin (21/07/25) Di tengah keterbatasan transportasi publik dan tingginya angka orang tua yang bekerja, kebijakan tersebut dinilai belum menyentuh akar persoalan sosial masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, lebih dari 62% masyarakat di wilayah Gowa merupakan keluarga pekerja, baik di sektor informal maupun formal. Banyak dari mereka berangkat sejak pagi hari dan tak memiliki fleksibilitas waktu untuk mengantar anak-anak ke sekolah. “Kalau anak saya tidak bawa motor, dia bisa terlambat…
Curahan Hati Keluarga Remaja yang Dituding Pedofil: “Anak Kami Hancur Secara Psikis, Kami Minta Keadilan”
SUNGGUMINASA, OBOR BANGSA – Keluarga MSH (19), remaja yang kini diamankan aparat Polres Gowa terkait dugaan insiden dengan anak di bawah umur, akhirnya angkat bicara. Dengan nada lirih dan mata sembap, kedua orang tua MSH membantah keras tuduhan pelecehan seksual terhadap anak dan menyebut putranya menjadi korban framing media dan pembelokan fakta yang sangat merugikan. Saat ditemui di kawasan Sungguminasa, Senin (21/7/2025), keluarga menyampaikan kronologi versi mereka yang jauh berbeda dari pemberitaan yang berkembang di publik. “Anak kami itu polos. Dia sendiri bilang tidak pernah berniat mencederai siapa pun. Yang terjadi, dia hanya diminta menyapu rambut anak itu, bahkan dilakukan…
SOLO, OBORNEWS — Pemerintahan Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto mencatatkan tonggak sejarah baru dalam ketahanan pangan nasional. Untuk pertama kalinya, cadangan beras di gudang pemerintah tembus angka 4,2 juta ton, sebuah capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat menghadiri Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Minggu malam (20/7/2025). “Dalam sejarah kita, belum pernah pemerintah memiliki cadangan beras lebih dari 4,2 juta ton. Produksi jagung juga meningkat 30 persen, dan beras naik 48 persen. Ini prestasi besar, dan akan terus kita jaga,” tegas Prabowo disambut tepuk tangan…
MINAHASA UTARA, OBORNEWS– Musibah laut kembali terjadi. Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 dilaporkan terbakar hebat saat melintas di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (20/7/25). Dalam peristiwa nahas itu, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara ratusan lainnya berhasil dievakuasi. Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui Kapal Negara (KN) Gajah Laut-404 dan HSC 32-03 langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Nelayan setempat turut membantu menyelamatkan penumpang yang panik dan nekat menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan diri. Kepala Zona Bakamla Tengah, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, menjelaskan bahwa KMP Barcelona 5 mengangkut penumpang umum dan 15 orang anak…
Bansos Dicoret? Gus Ipul: Penerima Tak Layak Akan Diganti, Silakan Laporkan Jika Keberatan
SURABAYA, OBORNEWS– Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memastikan bahwa pencoretan bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran akan segera dialihkan kepada penerima yang lebih berhak, khususnya dari kelompok masyarakat dalam Desil 1 hingga Desil 4 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, langkah ini diambil demi memastikan penyaluran bansos yang lebih adil dan akurat. Meski demikian, Gus Ipul membuka ruang bagi masyarakat yang merasa keberatan atas pencoretan namanya dari daftar penerima. “Kalau ada yang merasa keberatan, silakan melapor dengan melampirkan data dan bukti-bukti lengkap agar bisa kami tindak lanjuti,” ujar Gus Ipul, Senin (21/7/25).…
DUKA KERAJAAN SAUDI: Pangeran Tidur Al-Waleed bin Khalid Al-Saud Wafat Setelah 20 Tahun Koma
RIYADH – OborBangsa| Duka mendalam menyelimuti Kerajaan Arab Saudi. Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud, yang dikenal dunia sebagai “Pangeran Tidur”, wafat pada Sabtu (19/7/25) setelah menjalani koma selama hampir dua dekade. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh ayahnya, Pangeran Khalid bin Talal, melalui unggahan di media sosial X (sebelumnya Twitter). Pangeran Al-Waleed meninggal dunia dalam usia 35 tahun, setelah tak sadarkan diri sejak kecelakaan tragis di masa mudanya. “Dengan penuh duka kami mengabarkan kepergian putra kami tercinta, Al-Waleed bin Khalid Al-Saud. Semoga Allah memberikan tempat terbaik untuknya,” tulis Pangeran Khalid. Selama hampir 20 tahun, sang ayah menunjukkan keteguhan hati yang…
PANIK DI LAUT! KM Gregorius Barcelona V Terbakar di Perairan Sulut, Penumpang Lompat Selamatkan Diri
MINAHASA UTARA | OborBangsa – Kepanikan melanda penumpang Kapal Motor (KM) Gregorius Barcelona V setelah kapal tersebut mengalami kebakaran hebat saat berlayar di perairan Sulawesi Utara, tepatnya di sekitar Pulau Talise, Minahasa Utara, Minggu (20/7). Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak asap hitam tebal mengepul dari bagian atas badan kapal. Penumpang yang berada di atas kapal sontak panik dan berhamburan mencari alat pelampung. Beberapa bahkan terlihat nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri. “Mohon bantuannya saat ini, KM Gregorius Barcelona V kebakaran di depan Pulau Talise. Mohon bantuan saat ini kapal kebakaran,” ujar salah satu penumpang dalam…
Oleh: Sultan (Pedagang Bawang Kontemporer) Hossein Askari, profesor dari George Washington University, pernah menerbitkan riset yang mengguncang dunia Islam. Ia menyusun Islamicity Index, indikator untuk menilai seberapa “Islami” suatu negara berdasarkan nilai-nilai Islam: keadilan ekonomi, tata hukum, hak asasi manusia, dan hubungan internasional. Bukan Arab Saudi, Iran, atau Indonesia yang menempati peringkat atas, melainkan Irlandia, Belanda, Selandia Baru, dan Denmark negara-negara non-Muslim yang justru lebih Islami secara praksis. Askari menyentil kita semua: banyak negara mayoritas Muslim justru gagal mewujudkan nilai-nilai Islam. Korupsi merajalela, hukum tumpul, ketimpangan mencolok, dan agama dipakai bukan sebagai landasan etika, tapi alat legitimasi kekuasaan. Ia berkata…
