Sungguminasa–Seperti kata pepatah, Tanpa Dangdut Bagaikan Sayur Tanpa Garam” .
Malam ini, panggung hiburan bukan hanya milik para penyanyi dan penari, melainkan juga para wartawan yang biasanya sibuk mengejar deadline dan mengungkap fakta.

Ya, mereka adalah para “Wartawan Penggemar Dangdut” yang tiba-tiba berubah menjadi bintang panggung, melepas segala kepenatan di ubun-ubun dengan goyangan yang menggelitik.
Malam ini adalah puncak temu wartawan setelah serangkaian acara serius seperti donor darah dan sunatan massal.
Tapi jangan salah, malam ini bukan sekadar hiburan biasa!
Ketua DPRD Gowa Ramli Sidik Dg Rewa, Kepala Kemenag Gowa H. Jamaris, dan Ketua KPU Gowa Fitra Syahdanul hadir sebagai tamu istimewa, menyaksikan langsung bagaimana para pendekar tinta ini berjoget ria seolah tak ada beban di pundak.

Dengan deretan harapan, para pemimpin daerah ini berharap agar para wartawan bisa menjadi mitra strategis dalam membangun Kabupaten Gowa.
Mungkin, dengan goyangan dangdut yang penuh semangat ini, mereka bisa menemukan inspirasi baru untuk menulis berita yang lebih membangun dan menginspirasi.
Malam ini, bukan hanya tinta yang mengalir, tapi juga semangat dan tawa yang menyatukan semua orang.
Dangdut bukan sekadar musik, tapi menjadi bahasa universal yang menyatukan semua kalangan, termasuk para wartawan yang biasanya sibuk dengan dunia mereka sendiri.
Jadi, mari kita nikmati malam ini dengan goyangan dan tawa, karena tanpa dangdut, hidup memang terasa hambar seperti sayur tanpa garam!
Kemudian Wartawan pengemar Dangdut pun menjadi istilah baru di malam puncak Temu Wartawan di Gowa. (Pen-oborbangsa)


