Sulsel- Jaringan Oposisi indonesia (JOIN) Sulawesi selatan menilai pungutan liar di jajaran ditlantas Sulsel sulit diberantas karena sudah menjadi tradisi pungutan siluman dibalik birokrasi layanan STNK BPKB di seluruh kantor samsat sesulawesi selatan.
Selain pungli, join Sulsel juga mencurigai pengelolaan pemasukan PNBP di main kan alur setoran nya ke negara.
PNBP nomor pilihan oleh kerjasama BNI ditlantas serta PNBP BPKB kerjasama BRI juga patut di curigai praktek money loundry nya.
Semoga dirlantas yg baru dalam melaksanakan tugas perdana nya disulsel bisa berkomitmen tegas dan nyata lakukan zero pungutan pada pelayanan ditlantas bebas dari lingkaran pungli,
Jaringan Oposisi indonesia JOIN SULSEL Melalui WhatsApp nya Pungutan yg masuk kategori pungutan siluman alias tidak berdasar aturan resmi PNBP seperti pungutan ACC faktur kendaraan baru yang menjadi primadona pendapatan super wow. ACC faktur ranmor baru R4 main dikisaran Rp500an ribu rupiah perunit.
Saat beberapa pengurus dealer dikonfirmasi tentang beberapa pungutan yang di ungkap JOIN , membenarkan hal tersebut sambil mewanti wanti agar namanya tidak dimediakan, dengan alasan akan dipersulit saat mengurus disamsat.
Dirlantas Polda sulsel saat dikonfirmasi, staf mengatakan beliau tidak berada ditempat ” sibuk pak karna sudah akan mutasi” ujar staf Dirlantas singkat. (Red-oborbangsa-Tim)


