MAKASSAR — Semangat kepedulian sosial dan perbaikan gizi keluarga kembali digaungkan melalui program WATTUNAMI (Warga Tanpa Stunting dengan Makanan Bergizi), yang digagas oleh UPT Program KB Kecamatan Manggala, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan yang telah memasuki tahap ke-9 ini berlangsung di Masjid Jabal Nur, Blok 10, Kelurahan Manggala, dengan melibatkan puluhan warga dan kader KB setempat.
Dalam aksi berbagi kebaikan tersebut, sebanyak 50 paket nasi kotak berisi nasi, ayam, telur, dan sayur dibagikan kepada anak balita dan ibu hamil sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi keluarga.

Selain pembagian makanan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi kesehatan dan gizi oleh Penyuluh KB Kecamatan Manggala, Hasnawati, yang menekankan pentingnya asupan makanan dengan lima komponen utama: karbohidrat, protein, sayur, buah, dan susu.
Ia mengingatkan bahwa periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) — sejak janin terbentuk hingga anak berusia dua tahun — merupakan fase emas yang menentukan tumbuh kembang optimal anak.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa pencegahan stunting dimulai dari rumah, dari piring makan kita sendiri,” ujar Hasnawati dalam penyuluhannya.
Sementara itu, Plh. UPT Program KB Kecamatan Manggala, Ivan Kala’lembang, berharap aksi WATTUNAMI dapat menjadi contoh gerakan sosial yang lahir dari kepedulian bersama.
“Gerakan ini bukan sekadar bagi makanan, tapi berbagi kebaikan. Semoga bisa jadi model bagi siapa saja yang ingin ikut berbuat,” ungkapnya.
Kegiatan WATTUNAMI juga mendapat dukungan dari pelaku usaha lokal, Catering SARAS, yang turut berpartisipasi dalam penyediaan makanan bergizi.
Dengan semangat kolaborasi ini, UPT KB Manggala bertekad menjadikan WATTUNAMI bukan hanya program rutin, tetapi gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan warga Manggala tanpa stunting dan penuh kebaikan.
(**)

