Jakarta,– Partai Demokrat resmi mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pimpinan partai dalam Kongres VI Partai Demokrat yang digelar di Hotel
Ritz Carlton Jakarta(25/02/24)
Kongres ini menegaskan kembali kepemimpinan dinasti Yudhoyono dalam partai berlambang mercy tersebut, sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan politik Partai Demokrat.
AHY, putra sulung SBY, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2025-2030.
Sementara itu, SBY, yang merupakan pendiri partai, kembali dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina. Keputusan ini diambil setelah melalui proses musyawarah yang melibatkan seluruh kader dan delegasi yang hadir dalam kongres.
Dalam sambutannya, AHY menyatakan komitmennya untuk membawa Partai Demokrat menjadi partai yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
“Partai Demokrat harus menjadi rumah bagi semua kalangan, terutama generasi muda yang ingin berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar AHY di hadapan ribuan kader yang hadir.
Sementara itu, SBY dalam pidatonya menekankan pentingnya persatuan internal partai.
“Kita harus belajar dari masa lalu dan bersatu untuk menghadapi tantangan ke depan. Partai Demokrat harus tetap menjadi partai yang mengutamakan kepentingan rakyat,” tegas SBY.
Kongres VI Partai Demokrat ini juga diwarnai dengan berbagai agenda strategis, termasuk penyusunan platform politik partai untuk menghadapi Pemilu 2029.
Beberapa isu yang menjadi fokus antara lain penguatan demokrasi, penegakan hukum, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Dengan kembalinya AHY dan SBY memimpin Partai Demokrat, banyak pengamat politik memprediksi partai ini akan semakin kuat dan solid.
Namun, tantangan ke depan tidaklah kecil, terutama dalam menghadapi persaingan politik yang semakin dinamis di Indonesia.
Kongres VI Partai Demokrat ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan partai tersebut, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu partai besar di panggung politik nasional.
(Laporan: Rz-OborJkt)


