- TNI AL Kodaeral VI KRI Marlin-877 Evakuasi dan Pencarian Korban KLM Nurul Salsa 01 di Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar-Sulsel
- Kaltara Jadi Rumah Toleransi Terbaik se-Kalimantan, FKUB Diminta Perkuat Sistem Deteksi Dini
- Kapolda Sulsel Gelar Silaturahmi Bersama Kajati Sulsel
- Kaltara Berada di Posisi Kedua dalam Indeks Keamanan Nasional
- Pimpin IPMALUTIM 2026-2028, Andika Fokus Penguatan Intelektual dan Pengabdian
- Perumda Pasar Makassar Optimalkan Peran Pasar Tradisional dalam Menjaga Stabilitas Harga
- Terbentuk Koperasi Konsumen Assalam Berjalan Bersama di Kelurahan Romang Lompoa
- Ngopi Bareng Warga Pasar, Bhabinkamtibmas Lompo Riaja Pererat Sinergi Kamtibmas
Penulis: Obor Bangsa
Janji Seragam Gratis Mulai Dipertanyakan, Orang Tua Siswa Gowa Mengeluh Belum Ada Realisasi
SUNGGUMINASA – Harapan ribuan orang tua siswa di Kabupaten Gowa untuk menerima seragam sekolah gratis bagi anak-anak mereka mulai berubah menjadi keluhan. Meski secara simbolis telah dilakukan penyerahan seragam oleh Bupati Gowa pada 7 Juli 2025 lalu di Lapangan Syekh Yusuf Discovery, hingga hari ini, pembagian nyata di lapangan belum juga terealisasi. Padahal, aktivitas sekolah untuk tahun ajaran baru telah dimulai sejak Senin, 14 Juli 2025, membuat banyak orang tua resah dan kecewa karena anak-anak mereka belum mengenakan seragam sebagaimana mestinya. Salah satu kepala sekolah SMP negeri di Kabupaten Gowa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa banyak orang tua siswa…
SUNGGUMINASA— Suasana siang yang biasanya tenang di Dusun Lanra-lanra, Desa Pa’bentengang Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendadak mencekam. Seorang pria paruh baya, berinisial AB (54), ditemukan bersimbah darah usai diduga ditikam oleh anak tirinya sendiri dengan senjata tajam jenis badik. Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Senin (8/7/2024) sekitar pukul 13.00 WITA, tepat di depan rumah korban. Warga yang kaget dengan jeritan korban langsung berhamburan keluar. Beberapa dari mereka menyaksikan tubuh AB tergeletak dengan luka tusuk cukup dalam di bagian pinggang belakang. Pelaku diketahui berinisial AA(22), anak tiri korban. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, sebelum penikaman terjadi, keduanya sempat terlibat…
MAKASSAR— Nama Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin (DM), kembali jadi sorotan setelah tiga kali berturut-turut tidak memenuhi panggilan pengadilan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Sabbang–Tallang, Kabupaten Luwu Utara, yang nilainya mencapai Rp55,6 miliar. Absennya DM dalam tiga kesempatan pemanggilan resmi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel menimbulkan banyak tanda tanya. Diduga, DM mengetahui banyak hal terkait proyek jalan yang bermasalah tersebut, mengingat posisinya saat itu sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel, lembaga yang punya peran strategis dalam pembahasan dan pengawasan anggaran. Sidang kasus ini kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (15/7/2025), namun nama DM…
Gerakan Hijau Hitam Desak Polda Sulsel Tuntaskan Kasus Korupsi Dinkes Parepare Rp6,3 M: Soroti Dugaan Keterlibatan Taufan Pawe
MAKASSAR – Aliansi Gerakan Hijau Hitam Sulawesi Selatan kembali menyuarakan aspirasi publik terkait penanganan kasus dugaan korupsi sebesar Rp6,3 miliar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare. Mereka mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel agar menuntaskan kasus yang dianggap telah berlarut-larut dan belum menyentuh aktor utama di balik skandal tersebut. Muh. Hendra, Jenderal Lapangan Gerakan Hijau Hitam Sulsel, menyoroti lambannya progres penegakan hukum meskipun telah terjadi tiga kali pergantian Kapolda Sulsel. Ia menilai, belum adanya kepastian hukum atas nama-nama besar yang disebut dalam putusan pengadilan justru menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. “Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2299 K/PID.SUS/2021, keterangan mantan…
JAKARTA – Sidang lanjutan perkara dugaan perintangan penyidikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (14/7/2025). Dalam sidang yang memasuki tahap pembacaan replik dan duplik, tim kuasa hukum Hasto menyerang balik tudingan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menyebut bukti utama kasus ini cacat prosedural dan tidak sah secara hukum. Fokus serangan kuasa hukum tertuju pada Call Data Record (CDR) yang digunakan KPK sebagai alat bukti untuk menjerat Hasto. Menurut pengacara Ronny Talapessy, data CDR yang dipakai KPK tidak pernah melalui proses audit digital forensik yang semestinya. “Kalau CDR itu hanya…
Polres Gowa Klarifikasi Isu “Tangkap Lepas” Kasus Narkoba, Kasat Narkoba: Tudingan Tidak Berdasar
SUNGGUMINASA – Menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa dan sejumlah pemberitaan yang menuding adanya praktik “tangkap lepas” dalam penanganan kasus narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa akhirnya angkat suara. Kasat Narkoba Polres Gowa, Iptu Firman, S.H., membantah tegas tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di publik tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta yang kuat. “Tersangka yang disebut, yakni A dan E, saat ini masih ditahan di sel tahanan Polres Gowa (Tahti), dan berkas perkara keduanya sedang dalam proses penyelesaian untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Iptu Firman dalam keterangannya kepada media, Senin (14/07). Aksi unjuk rasa mahasiswa yang digelar…
SUNGGUMINASA – SMP Negeri 1 Pallangga resmi memulai tahun ajaran baru 2025/2026 dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Sebanyak kurang lebih 300 siswa baru antusias mengikuti kegiatan MPLS yang berlangsung pada Senin, (14/07/25). Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai hari pertama MPLS ini. Kegiatan MPLS dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, mengenal guru dan staf, serta memahami aturan dan tata tertib sekolah. Para siswa diberikan berbagai informasi penting, mulai dari kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, hingga fasilitas yang tersedia di SMP Negeri 1 Pallangga. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pallangga, Sitti Hasnawati S,PD.M.PD…
Apa Jadinya Jika Polisi Tak Ada? Pak Ogah Dibiarkan Atasi Kemacetan Parah di Batas Kota Makassar-Gowa
SUNGGUMINASA– Kemacetan parah nyaris melumpuhkan total ruas jalan utama di batas kota antara Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, tepatnya di perempatan Jalan Sultan Hasanuddin (Gowa) dan Jalan Sultan Alauddin (Makassar), pada Senin siang (14/07/2025) sekitar pukul 13.00 WITA. Berdasarkan pantauan langsung tim OborBangsa, kelumpuhan arus lalu lintas ini dipicu oleh lampu merah yang mengalami gangguan (error) di kawasan perbatasan tersebut. Akibatnya, arus kendaraan dari arah Gowa menuju Makassar maupun sebaliknya saling bertubrukan, tidak ada yang mau mengalah, hingga menimbulkan antrean panjang sejauh ratusan meter. Yang menjadi sorotan adalah, tak satu pun petugas kepolisian terlihat mengatur lalu lintas. Baik dari jajaran…
BRUSSEIS— Presiden RI Prabowo Subianto secara terbuka menyatakan bahwa pemerintah Indonesia kini memberikan kesempatan bagi rumah sakit asing untuk membuka cabang di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuannya dengan Presiden Dewan Eropa, António Costa, di Gedung Berlaymont, Brussels, Belgia, Sabtu (13/7/2025). Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor kesehatan nasional siap memasuki era globalisasi dan kompetisi terbuka, seiring langkah diplomatik Indonesia dalam mendorong terwujudnya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) dengan Uni Eropa. “Kami sekarang telah membuka investasi untuk rumah sakit asing. Mereka bisa membangun dan membuka cabang di Indonesia,” ujar Prabowo dalam keterangan resminya. Prabowo menegaskan bahwa…
Perkembangan ekonomi digital di Indonesia, terutama di sektor transportasi daring, memang membuka banyak peluang. Namun, di balik geliat pertumbuhan tersebut, tersembunyi realitas getir yang dialami oleh para mitra pengemudi ojek online (ojol). Ketimpangan relasi antara aplikator dan mitra telah berubah menjadi ketidakadilan struktural yang terus dibiarkan tanpa koreksi negara. Berbagai bentuk potongan biaya, mulai dari sewa aplikasi, biaya perjalanan aman, hingga potongan hasil perjalanan diberlakukan tanpa mekanisme transparan. Berdasarkan informasi dari sejumlah komunitas pengemudi, potongan ini bahkan bisa mencapai lebih dari 20 persen dari total pendapatan. Angka ini sangat memberatkan mitra di tengah tekanan hidup sehari-hari. Yang lebih mengejutkan, potensi…
