- TNI AL Kodaeral VI KRI Marlin-877 Evakuasi dan Pencarian Korban KLM Nurul Salsa 01 di Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar-Sulsel
- Kaltara Jadi Rumah Toleransi Terbaik se-Kalimantan, FKUB Diminta Perkuat Sistem Deteksi Dini
- Kapolda Sulsel Gelar Silaturahmi Bersama Kajati Sulsel
- Kaltara Berada di Posisi Kedua dalam Indeks Keamanan Nasional
- Pimpin IPMALUTIM 2026-2028, Andika Fokus Penguatan Intelektual dan Pengabdian
- Perumda Pasar Makassar Optimalkan Peran Pasar Tradisional dalam Menjaga Stabilitas Harga
- Terbentuk Koperasi Konsumen Assalam Berjalan Bersama di Kelurahan Romang Lompoa
- Ngopi Bareng Warga Pasar, Bhabinkamtibmas Lompo Riaja Pererat Sinergi Kamtibmas
Penulis: Obor Bangsa
Di masa lalu, kemakmuran sebuah bangsa kerap diukur dari sejauh mana ia mampu menguasai hasil bumi: minyak, emas, batu bara, atau komoditas strategis lainnya. Kekayaan alam menjadi sumber kemakmuran sekaligus pemicu perebutan kekuasaan. Sejarah penuh dengan catatan perang dan diplomasi yang berputar di sekitar sumber daya tersebut. Namun, zaman bergerak. Di abad ke-21 ini, pusat gravitasi kekuasaan bergeser dari perut bumi ke ruang maya. Sumber daya baru yang nilainya sering melampaui emas dan minyak kini menjadi rebutan: data. Ia lahir dari miliaran interaksi manusia setiap detik, klik di layar ponsel, transaksi digital, unggahan di media sosial, hingga sinyal perangkat pintar…
MAKASSAR – Pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa 2025 yang digelar selama 14 hari, sejak 14 hingga 27 Juli, berjalan lancar dan diwarnai berbagai kegiatan yang bersifat preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Data yang dihimpun dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulsel menunjukkan, jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di seluruh wilayah hukum Polda Sulsel mengalami penurunan signifikan sebesar 26,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 tercatat 325 kasus, sementara tahun ini hanya 238 kasus. Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Karsiman, S.I.K., dalam keterangannya pada Senin (28/7), menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pendekatan yang lebih mengedepankan tindakan persuasif dan edukatif…
Laporan Polisi Terhadap PT Bintang Indoland Indonesia Segera Dilanjutkan, Sengketa Tanah di Tanjung Bunga Memanas
MAKASSAR, — Konflik lama terkait sengketa lahan di kawasan elite Tanjung Bunga, tepatnya di depan Hotel Rinra, kembali mencuat. Lahan yang sebelumnya sempat berdiri hotel mangkrak ini dipastikan akan memasuki babak baru di meja hijau, baik dalam ranah pidana maupun perdata. Soefian Abdullah, pemilik awal tanah sekaligus Direktur Utama PT Barisan Indonesia (Barindo), menyampaikan langsung kepada awak media saat ditemui di area Car Free Day, Jalan Boulevard, Minggu pagi (27/07/2025). Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam selama pihak PT Bintang Indoland Indonesia yang disebutnya diwakili oleh Eko Henry dan Robert Hamdja (owner Honda Makassar Indah) belum menyelesaikan kewajiban…
Pabrik Rokok Diduga Ilegal Bebas Beroperasi di Samping Polsek Moncongloe, Aparat Tutup Mata?
MAROS, OBORNEWS – Keberadaan pabrik rokok yang diduga ilegal di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, mengundang tanda tanya besar. Pasalnya, pabrik yang memproduksi rokok merek OMA, OPA, dan HRJ ini beroperasi hanya beberapa meter dari kantor Polsek Moncongloe namun tampak luput dari perhatian aparat. Berlokasi di Jalan Poros Moncongloe, persis di samping kantor Polsek, aktivitas produksi rokok di dalam bangunan tersebut berjalan lancar tanpa hambatan. Masyarakat sekitar bahkan mengaku sudah lama mengetahui keberadaan pabrik tersebut. “Memang itu pabrik rokok, sudah lama sekali. Tidak ditutup-tutupi,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Pada Kamis (24/07/25) Karyawan yang ditemui di lokasi mengakui…
Tiga Kali Bertemu Darmawangsyah: Pengakuan Sari Pudjiastuti Bongkar Skema Lama di Sulsel
MAKASSAR,–Nama Sari Pudjiastuti kembali bergema di ruang sidang Pengadilan Tipikor Makassar. Pada Selasa (22/07/25). Mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sulsel ini menjadi saksi kunci dalam kasus korupsi proyek multiyears Sabbang–Tallang di Luwu Utara. Dalam kesaksiannya, Sari mengakui pernah bertemu tiga kali dengan Darmawangsyah Muin, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa. Pertemuan itu disebut berkaitan langsung dengan proyek strategis yang kini tengah diperiksa kejaksaan. Pengakuan tersebut langsung mengguncang logika publik; apakah proyek-proyek pemerintah selama ini memang dikuasai oleh segelintir elite dengan pola pengaturan dari belakang layar? Sari bukan nama baru dalam pusaran kasus korupsi di Sulawesi Selatan.…
WATTUNNAMI Warga Tanpa Stunting, UPT KB Bontoala Gandeng UMKM dan Lurah Baraya Bagikan Makanan Bergizi
MAKASSAR — Upaya penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Bontoala, Kota Makassar kembali digalakkan. UPT Program Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Bontoala menggagas kegiatan penyuluhan sekaligus pembagian makanan sehat dan bergizi kepada keluarga yang memiliki balita di Kelurahan Baraya, Jumat (25/07/25). Mengangkat tema “WATTUNNAMI Warga Tanpa Stunting dengan Makanan Bergizi,” kegiatan ini menyasar sekitar 30 keluarga yang memiliki balita dan berisiko mengalami stunting. Dalam kegiatan tersebut, UPT KB melibatkan pelaku usaha lokal yaitu Catering Sharas yang turut berbagi kebaikan dengan menyalurkan 30 kotak makanan bergizi. Ivan Kalalembang, Pelaksana Tugas (PLT) UPT Program KB Kecamatan Bontoala, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk…
Empat Kali Mangkir, Darmawangsyah Dilindungi Hakim? Jaksa Gigit Jari, Stafnya Malah Diseret!
MAKASSAR,– Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Sabbang–Tallang di Kabupaten Luwu Timur yang digelar pada Selasa (22/07/25) di Pengadilan Negeri Makassar kembali menjadi sorotan. Salah satu saksi kunci yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, kembali tidak menghadiri sidang untuk keempat kalinya. Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan agar saksi dihadirkan secara paksa, namun permohonan tersebut ditolak oleh majelis hakim. Ketua Majelis Hakim, Andi Musyafir, menyatakan bahwa ketidakhadiran Darmawangsyah dianggap sah secara hukum berdasarkan ketentuan Pasal 159 dan 162 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Karena itu, hakim menolak permohonan jaksa untuk menerbitkan penetapan jemput paksa.…
Sidang Kasus Korupsi Sabbang–Tallang Kembali Tertunda, Wacana Jemput Paksa Darmawangsyah Muin Dinilai Hanya Gertakan
MAKASSAR, OBORBANGSA.ID — Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek jalan Sabbang–Tallang, Luwu Utara senilai Rp7,45 miliar kembali mengalami penundaan pada Selasa (22/7/2025). Agenda pemeriksaan saksi dalam perkara dengan terdakwa Sari Pudjiastuti, mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, kembali berlangsung tanpa kehadiran Darmawangsyah Muin—mantan anggota DPRD Sulsel yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Gowa. Nama Darmawangsyah sebelumnya mencuat sebagai saksi kunci dalam perkara yang merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah itu. Namun dalam tiga kali agenda persidangan terakhir, ia tak pernah hadir memenuhi panggilan resmi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel menyatakan telah memanggilnya secara patut sebanyak tiga…
Orang Tua Minta Kebijakan Pelajar Dilarang Bawa Kendaraan Ditinjau Ulang: Solusi Transportasi Masih Mahal dan Terbatas
SUNGGUMINASA,OBOR BANGSA — Imbauan Kasat Lantas Polres Gowa Akp Muh. Muaz, agar pelajar tidak membawa kendaraan ke sekolah menuai sorotan dan keberatan dari sejumlah orang tua. Pada Senin (21/07/25) Di tengah keterbatasan transportasi publik dan tingginya angka orang tua yang bekerja, kebijakan tersebut dinilai belum menyentuh akar persoalan sosial masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, lebih dari 62% masyarakat di wilayah Gowa merupakan keluarga pekerja, baik di sektor informal maupun formal. Banyak dari mereka berangkat sejak pagi hari dan tak memiliki fleksibilitas waktu untuk mengantar anak-anak ke sekolah. “Kalau anak saya tidak bawa motor, dia bisa terlambat…
Curahan Hati Keluarga Remaja yang Dituding Pedofil: “Anak Kami Hancur Secara Psikis, Kami Minta Keadilan”
SUNGGUMINASA, OBOR BANGSA – Keluarga MSH (19), remaja yang kini diamankan aparat Polres Gowa terkait dugaan insiden dengan anak di bawah umur, akhirnya angkat bicara. Dengan nada lirih dan mata sembap, kedua orang tua MSH membantah keras tuduhan pelecehan seksual terhadap anak dan menyebut putranya menjadi korban framing media dan pembelokan fakta yang sangat merugikan. Saat ditemui di kawasan Sungguminasa, Senin (21/7/2025), keluarga menyampaikan kronologi versi mereka yang jauh berbeda dari pemberitaan yang berkembang di publik. “Anak kami itu polos. Dia sendiri bilang tidak pernah berniat mencederai siapa pun. Yang terjadi, dia hanya diminta menyapu rambut anak itu, bahkan dilakukan…
