Dalam rangka mendukung kelancaran dan transparansi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Gowa provinsi Sulawesi selatan 2024, mahasiswa Cipayung Gowa (HMI, GMNI , PKMRI dan PMII) membuka posko perjuangan dan call center pengaduan Pilkada Gowa yang diduga Bupati dan Aparat hukum tidak netral.

Posko ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan, aspirasi, dan pengaduan terkait proses Pilkada yang berlangsung
Posko perjuangan dan call center ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin memastikan agar Pilkada Gowa berjalan jujur, adil, dan bebas dari kecurangan.
Selain itu, posko ini juga akan berfungsi untuk mengawasi jalannya kampanye serta memberikan informasi seputar pelaksanaan Pilkada.
Nawir Kalling, Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Gowa Raya yang juga merupakan perwakilan dari Cipayung, menyampaikan harapannya terkait dibukanya posko ini.

“Posko perjuangan ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap Pilkada yang demokratis, tetapi juga sebagai sarana pengawasan yang lebih intensif. Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat didengar dan terlindungi. Call center pengaduan ini akan memudahkan masyarakat untuk melaporkan berbagai dugaan pelanggaran atau ketidakberesan yang mungkin terjadi selama proses Pilkada. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada Gowa,”kata Nawir Kalling.
Lebih lanjut, Nawir menegaskan bahwa Cipayung Gowa berkomitmen untuk menjaga integritas Pilkada di daerah tersebut.

Dengan adanya posko dan call center, masyarakat dapat lebih mudah berkomunikasi dan melaporkan isu-isu yang berpotensi merusak demokrasi di Gowa.
Posko perjuangan Cipayung Gowa terletak di beberapa kecamatan di kabupaten Gowa, dan call center pengaduan dapat dihubungi melalui nomor yang akan disiapkan.
Cipayung Gowa mengajak seluruh warga Gowa untuk turut serta dalam pengawasan Pilkada demi terwujudnya pilkada yang bersih dan berkualitas. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan proses demokrasi di Gowa dapat berjalan dengan baik, aman, dan tanpa kendala. (IndraG-oborbangsa)


