PALEMBANG — Sebanyak 36 pejabat manajerial dan nonmanajerial pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Selatan dilantik dalam Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan di Grand Atyasa Convention Center Palembang, Rabu (19/8/2026).
Dari 36 pejabat yang dilantik, sebanyak 18 orang merupakan pejabat manajerial dan 18 lainnya pejabat nonmanajerial. Sebanyak 28 pejabat mengikuti prosesi secara langsung, sementara delapan lainnya mengikuti secara virtual melalui Zoom Meeting.
Sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan turut dilantik, di antaranya Kepala Lapas Kelas IIA Lubuk Linggau, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, Kepala Rutan Kelas I Palembang, serta Kepala Lapas Kelas IIB Martapura.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi dan penataan sumber daya manusia di jajaran UPT Pemasyarakatan Sumatera Selatan. Para pejabat yang menerima amanah baru diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan kinerja organisasi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik.
Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
«“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, jaga integritas, dan berikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” tegas Yulius.»
Yulius juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama yang baik dalam menjalankan tugas. Menurutnya, setiap pejabat memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi di masing-masing UPT berjalan secara optimal.
Sementara itu, Ketua Presidium FPII, Dra. Kasihhati, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun dan memperkuat sinergi antara Forum Pers Independent Indonesia (FPII) dengan jajaran Kanwil Ditjenpas Sumatera Selatan.
“Kehadiran saya dalam pelantikan ini karena kebetulan sedang berada di Palembang. Selain menghadiri acara, kami juga ingin membangun sinergi antara FPII dan Kanwil Ditjenpas Sumsel,” ujar Kasihhati saat ditemui awak media.
Menurutnya, sinergi antara insan pers dan jajaran pemasyarakatan penting untuk membangun komunikasi yang terbuka serta mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara profesional dan berimbang.
Kasihhati berharap hubungan antara media dan jajaran pemasyarakatan di Sumatera Selatan ke depan dapat semakin baik, sehingga informasi mengenai pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan dapat tersampaikan kepada publik secara akurat.(Risal Bakri-iskan-oborbangsa)

