Makassar – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyiapkan 71 posko siaga kelistrikan dan mengerahkan 2.278 personel guna memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
PLH General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan kesiapan PLN dalam menjamin kelancaran pasokan listrik pada periode tersebut.
Persiapan mencakup aspek distribusi listrik, kesiapan personel, serta peralatan pendukung.
“Selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri, kami memastikan kesiapan pasokan listrik agar seluruh masyarakat bisa aman, tenteram, dan bisa menjalankan ibadah serta berkumpul dengan keluarga dalam suasana yang hangat,” ujar Edyansyah. (01/03/25).
Ia juga menekankan bahwa PLN siap mengerahkan segala upaya guna menjaga keandalan listrik dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan,” tambahnya.
Selain itu, PLN turut memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang ingin bepergian selama Ramadan dan Idul Fitri dengan menyediakan 61 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 53 lokasi di wilayah Sulselrabar.
Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik, PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung selama masa Siaga, di antaranya 164 genset, 37 uninterruptible power supply (UPS), 85 unit gardu bergerak (UGB), 12 crane, 294 mobil, dan 166 motor operasional.
Tak hanya itu, sepuluh tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) turut disiagakan untuk menangani potensi gangguan listrik secara cepat.
Edyansyah menambahkan bahwa PLN telah melakukan pemeliharaan rutin lebih awal sehingga jaringan distribusi dalam kondisi aman.
“Apabila melihat potensi atau terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat melaporkan langsung kepada PLN melalui fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile,” tutupnya.
(Laporan Redaksi OborMksr)


