GOWA – Kabar gembira bagi para pencinta kuliner bernuansa asri! Restoran khas Sunda kenamaan, Gubug Makan Mang Engking, kini resmi mengepakkan sayapnya ke Sulawesi Selatan dengan meresmikan cabang ke-26 yang berlokasi strategis di Jalan Puncak Tarang, Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Mengusung konsep pedesaan modern yang dibalut kehangatan ornamen kayu serta belasan saung (gubug) yang menawan, tempat makan ini menyuguhkan atmosfer alam yang menenangkan, lengkap dengan beraneka sajian lezat ber cita rasa authentic ala Pasundan.
Dalam momentum peresmian tersebut, Pemilik Gubug Makan Mang Engking, Dr. KH. Masrur Makmur La Tonro, M.Pd.I, menuturkan bahwa kehadiran cabangnya di Gowa bukan sekadar bisnis kuliner biasa, melainkan wujud partisipasi aktif dalam mendorong pergerakan ekonomi setempat.
“Lewat Mang Engking ini, kami memperkenalkan kelezatan sajian Sunda berbasis bahan air tawar seperti gurami, nila, hingga udang manis khas sungai. Inilah yang menjadi keunikan tersendiri. Di saat Sulawesi terkenal dengan hidangan lautnya (seafood), kami justru hadir menonjolkan keistimewaan olahan air tawar,” terang Masrur di sela-sela perayaan Grand Opening, Selasa (3/11/2026).
Masrur menambahkan, kawasan Pattallassang dipilih lantaran laju pertumbuhannya yang amat pesat. Terlebih lagi, wilayah tersebut berada di lintasan utama menuju Malino—kawasan wisata ikonis yang menjadi kebanggaan Kabupaten Gowa.
“Kami melihat prospek Gowa ke depan begitu luar biasa, terutama Malino yang sudah sangat masyhur sebagai kawasan destinasi sejuk berkonsep nuansa ala Eropa. Daya pikat pariwisata inilah yang makin mantap meyakinkan kami untuk menanamkan investasi di sini,” ungkapnya optimis.
Kondisi infrastruktur jalan menuju Malino yang kini kian memadai juga mendapat apresiasi khusus dari Masrur. “Aksesibilitas yang prima membuat kami makin bersemangat. Harapannya, langkah kami ini dapat memicu para investor lain untuk turut meramaikan iklim investasi di Kabupaten Gowa,” sambungnya.
Antusiasme masyarakat terhadap destinasi kuliner baru ini pun tergolong sangat tinggi. Masrur membeberkan bahwa antrean pengunjung terus mengalir deras sejak hari pertama dibuka. “Berdasarkan catatan kami, saat weekend hari Sabtu dan Minggu suasana amat padat hingga kami sempat terpaksa menolak tamu. Begitu pula di hari-hari biasa, deretan saung kami selalu ramai terisi,” bebernya.
Apresiasi tinggi turut mengalir dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Mewakili Penjabat Gubernur, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel, Suharnah, menyampaikan rasa bangganya atas pembukaan cabang baru tersebut. “Atas nama Pemprov Sulsel, kami mengucapkan selamat dan sukses untuk jajaran manajemen Gubug Makan Mang Engking Gowa,” tuturnya.
Suharnah menekankan, hadirnya unit usaha seperti ini tidak hanya menambah deretan tempat makan atau tempat kumpul keluarga semata. “Setiap investasi baru yang tumbuh menjadi napas baru dalam membangun optimisme ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta memicu munculnya ekosistem usaha produktif bagi warga setempat,” terangnya.
Lebih jauh, ia menguraikan betapa eratnya keterkaitan antara dunia kuliner dan pariwisata. Keduanya tak cuma menawarkan produk hidangan dan sensasi rekreasi, tetapi juga menjadi roda penggerak lintas sektor ekonomi pendukung.
“Kami sangat berharap pasokan bahan baku yang diolah di gubug ini diambil langsung dari para petani di sekitar Gowa. Dengan demikian, rantai pasoknya bisa memberdayakan warga lokal dan menumbuhkan perekonomian wilayah,” tandas Suharnah.
Potensi Kabupaten Gowa yang kaya akan sumber daya alam, nilai budaya, hingga daya tarik wisata diyakini Suharnah akan makin bersinar. “Makin banyaknya pusat kuliner dan ruang rekreasi keluarga akan makin mengukuhkan Gowa sebagai destinasi favorit masyarakat untuk berlibur sekaligus bersantap,” harapnya.
“Kami mengimbau agar kehadiran Mang Engking bisa membawa kemanfaatan nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal serta pemanfaatan komoditas unggulan daerah,” tambah Suharnah menaruh harapan besar.
Pada kesempatan yang sama, Pendiri (Founder) Gubug Makan Mang Engking, H. Engking Sodikin, menegaskan komitmennya untuk selalu mempertahankan identitas alam pada setiap gerainya. “Baik di Jakarta, kota besar, maupun daerah, benang merah usaha kami tetaplah ketenangan alam. Menu favorit seperti udang bakar madu tetap menjadi andalan di samping ragam kuliner Sunda lainnya,” paparnya.
Melihat besarnya gairah pasar kuliner di Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan, Engking memendam asa untuk terus mengepakkan sayap bisnisnya. “Kami sangat terbuka untuk menjalin kemitraan sistem franchise agar dalam waktu dekat bisa kembali membuka cabang-cabang baru,” ucapnya.
Tak hanya bermitra dengan investor swasta, pihak manajemen juga kerap berkolaborasi dengan pemerintah daerah. “Langkah ini sangat efektif, misalnya memanfaatkan lahan-lahan strategis milik pemerintah dengan skema kerja sama bagi hasil yang saling menguntungkan,” imbuh Engking.
Dukungan juga datang dari jajaran kepolisian. Mewakili Kapolda Sulsel, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman menyambut hangat kehadiran tempat makan ini yang dinilainya sanggup menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Selain hidangannya yang terbukti lezat, keberadaan tempat ini tentu menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Gowa,” jelasnya.
Dari kacamata keamanan, Yusuf menegaskan bahwa kawasan Pattallassang sangat kondusif. “Dengan stabilitas keamanan yang terjaga, kami optimistis keberadaan rumah makan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gowa,” pungkasnya.
Sebagai penutup, General Manager Gubug Makan Mang Engking Gowa, Deni Hamdani, membeberkan berbagai fasilitas unggulan yang siap memanjakan para tamu, mulai dari area masjid yang nyaman, area bermain anak (playground), 11 saung outdoor, hingga 3 ruang VIP eksklusif untuk beragam acara seperti arisan, pertemuan bisnis, hingga pesta pernikahan.
“Daya tampung lokasi kami bisa mengakomodasi 500 hingga 600 tamu sekaligus. Bagi pengunjung di hari biasa bisa langsung datang, namun untuk akhir pekan disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu agar kepastian tempat terjaga. Paket menu kami tawarkan mulai dari Rp35.000 hingga Rp200.000, lengkap dengan penawaran harga spesial bagi pemilik kartu member,” tutup Deni. (James-indra-oborbangsa)

