RANTEPAO – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dalam rangka meningkatkan keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Kabupaten Toraja Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Art Center Rantepao, Senin (2/11/2026), dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala lembang, lurah, ketua BPL, ketua LPMK, kepala lingkungan, serta para kepala dusun.
Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong menyampaikan bahwa pengaktifan kembali Siskamling merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, gagasan untuk mengaktifkan kembali Siskamling telah dibahas bersama unsur Forkopimda, khususnya setelah adanya dorongan dari Kapolres Toraja Utara mengenai pentingnya menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan.
Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara telah menyiapkan dukungan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan demikian, program ini diharapkan tidak menjadi beban tambahan bagi kepala lembang, lurah, maupun masyarakat.
“Ini bukan hanya pekerjaan kepala lembang dan lurah bersama masyarakat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita akan bergerak secara kolaboratif dengan dukungan TNI dan Polri melalui jajaran di tingkat kecamatan hingga wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Frederik menegaskan bahwa Siskamling tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang sehat, tertib, dan nyaman.
Hal tersebut, katanya, sejalan dengan semangat Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah, yang terus didorong oleh pemerintah.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga lembang, untuk membangun budaya menjaga kebersihan dan ketertiban. Upaya tersebut perlu dimulai dari lingkungan rumah tangga, tempat kerja, hingga lingkungan masyarakat.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya pelaporan dan evaluasi terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan di wilayah masing-masing. Seluruh program dan upaya yang telah dilakukan perlu didokumentasikan serta dilaporkan secara berjenjang agar dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar bagi pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan apresiasi.
“Kalau ada kegiatan yang dilakukan, tolong dicatat dan dilaporkan. Apa yang dicatat harus benar-benar dilaksanakan. Pelaporan itu penting karena dari situ kita bisa mengetahui apa yang sudah dikerjakan dan apa yang masih perlu ditingkatkan,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap optimalisasi Siskamling dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih, serta nyaman bagi seluruh warga. (Albert-oborbangsa)

