- “Jalanan Tak Lagi Aman, Dampak Perang Kelompok terhadap Kehidupan Warga Makassar”
- Kapolda Baru, Tantangan Lama, Mampukah Irjen Awal Chairuddin Memutus Rantai Perang Kelompok di Makassar?
- Di Balik Kemacetan Makassar, Kapolda Sulsel Dorong Polisi Lalu Lintas Hadir dengan Pelayanan Humanis
- Sapi Berkeliaran di Permukiman Magganjeng, Satpol PP Dituntut Bertindak
- Dari Layar ke Lahan, NGOPILO 2026 dan Upaya STI Menyalakan Harapan Baru Pertanian Indonesia
- Dua Periode Bawa Perubahan di Kaltara, Zainal Paliwang Raih Penghargaan Khusus PWI Sulsel
- PT TUN Makassar Tolak Banding Sudirman Sapat dkk, Kepastian Hukum Komisioner KI Sulteng Jadi Sorotan
- Lima Tahun Menentukan Marwah Pers, Tantangan Besar Suwardi Thahir Memimpin PWI Sulsel
Penulis: Obor Bangsa
SUNGGUMINASA — Suasana Reses Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, mendadak berubah panas. Warga menyerahkan Amplop Aspirasi berisi laporan dugaan mafia tanah dan pungutan liar (pungli) yang kini mencengkeram wilayah mereka. Aksi simbolik ini dilakukan dalam agenda Reses Masa Persidangan Tahun Sidang 2025/2026, dihadiri langsung oleh Andi Tenri Indah—Ketua Komisi E DPRD Sulsel sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Gowa—beserta Lurah Tombolo dan perwakilan Polri. Di balik amplop yang tampak sederhana itu, tersimpan ledakan keresahan warga terhadap praktik kotor penguasaan lahan melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Warga menuding sejumlah oknum telah…
Bongkar Fakta di Balik Tanah Warisan: Keluarga Kolonel Hasnah Cuppa Lawan Fitnah dan Klaim Sepihak!
SUNGGUMINASA— Keluarga besar Kolonel Laut (Purn) Hj. Hasnah Cuppa akhirnya angkat bicara di hadapan puluhan wartawan. Mereka membongkar kebenaran terkait asal-usul tanah bersertifikat yang terletak disekitaran danau Mawang kelurahan Borongloe Kecamatan Bontomarannu, yang kini menjadi polemik akibat pemberitaan yang dinilai menyimpang dari fakta dan merugikan nama baik keluarga. Dalam konferensi pers yang digelar di Kios Aroma, Sungguminasa, Minggu (26/10/2025), Hj. Hadrah — adik Hj. Hasnah — tampil tegas. Ia menegaskan bahwa tanah seluas 2.300 meter di pinggir Danau Mawang, Kelurahan Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, adalah murni hadiah orang tua mereka, Cuppa Dg. Nanring, kepada Hj. Hasnah, bukan hasil harta bersama atau…
“Andi Kamaludin Murka: Danau Mawang Dicaplok Mafia Tanah, Pemda Gowa Harus Bertindak!”
SUNGGUMINASA — Polemik penimbunan Danau Mawang di Kabupaten Gowa kian membara. Setelah aktivis dan warga menyoroti praktik dugaan mafia tanah yang menimbun sebagian area danau, kini suara keras datang dari AKBP (Purn) Andi Kamaludin, seorang purnawirawan Polri yang pernah terlibat dalam pengelolaan kawasan danau legendaris tersebut. Dengan nada geram, Andi Kamaludin menilai apa yang terjadi di Danau Mawang adalah bentuk perampasan ruang alam yang terstruktur dan dibiarkan terjadi. “Luas Danau Mawang sekarang sudah jauh berkurang. Saya tahu betul, karena dulu saya pernah mengontrak danau itu selama tiga tahun,” ujarnya kepada oborBangsa, Jumat (24/10/2025). Menurutnya, danau yang dulunya membentang seluas sekitar…
WALHI Sulsel Bongkar Dugaan Kelalaian PT Vale: Sungai Menghitam, Sawah Tak Lagi Panen!
MAKASSAR —Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan mendesak PT Vale Indonesia untuk bertanggung jawab penuh atas dugaan pencemaran lingkungan di wilayah Lioka dan Timampu, Kabupaten Luwu Timur. Desakan itu disampaikan dalam konferensi pers bertajuk “Ekspos Hasil Investigasi Dampak Lingkungan Akibat Tumpahan Minyak PT Vale Indonesia” yang digelar di Makassar, Kamis (24/10). Berdasarkan hasil investigasi lapangan, WALHI menemukan bahwa tumpahan minyak yang mencemari wilayah tersebut bukan semata akibat kebocoran teknis, melainkan bukti lemahnya pengawasan lingkungan dan ketidaktransparanan perusahaan dalam menangani dampak operasionalnya. Lemahnya kontrol perusahaan dan pemerintah, menurut WALHI, telah menyeret masyarakat ke dalam krisis ekologis yang merusak sumber penghidupan…
Bupati Takalar Apresiasi Prestasi Siswa SMA 13 dan SMA 4 Takalar di Ajang Generasi Terampil Sulsel 2025
TAKALAR – Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, memberikan apresiasi tinggi kepada siswa-siswi SMA Negeri 13 Takalar dan SMA Negeri 4 Takalar atas prestasi gemilang yang diraih dalam kegiatan Demo Day (Gelar Karya) Generasi Terampil Sulawesi Selatan Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan UNICEF dan Yayasan Indonesia Mengabdi (YIM), serta diikuti oleh sejumlah SMA dari berbagai kabupaten/kota se-Sulsel. “Saya sangat bangga dan mengapresiasi anak-anak kita atas prestasinya meraih juara dalam kegiatan Generasi Terampil ini. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar dapat mengharumkan nama Kabupaten Takalar di tingkat provinsi…
Pabrik Rokok ilegal Bebas Beroprasi Di Maros dan Gowa, Kapolda Sulsel Tak Punya Nyali…?
Hukum kembali tercoreng di wilayah Kabupaten Maros dan Gowa provinsi Sulawesi Selatan. Sebuah pabrik rokok yang diduga ilegal beroperasi dengan bebas, yang letaknya hanya beberapa meter dari kantor Polsek Moncongloe dan kantor pemeritahan di kab gowa. Pabrik tersebut memproduksi kurang lebih 20 merek rokok ilegal yang beredar di seluruh pelosok Sulawesi Selatan, Sulawesi barat, , hingga sulawesi tenggara. Investigasi OBORNEWS menemukan bahwa terdapat dua lokasi pabrik rokok yakni di wilayah Carangki dan Moncongloe maros. Juga terdapat pabrik rokok yang cukup besar di jalan tumanurung kecamatan somba opu kab gowa, sulawesi selatan, yang berasa di tengah tengah kantor pemerintahan dan pernah…
FKP Gowa Desak Polres dan DPRD Tindak Lanjuti Kasus Jatuhnya Korban Akibat Pemindahan Tiang Listrik dan Pembangunan Ilegal di Villa Samata
SUNGGUMINASA — Aksi demonstrasi Forum Komunikasi Pemuda (FKP) Gowa di depan Kantor DPRD dan Mapolres Gowa hari ini berlangsung dengan tegas dan penuh tekanan moral terhadap pemerintah daerah. Massa aksi menuntut keadilan atas jatuhnya korban akibat pemindahan tiang listrik di kawasan Villa Samata yang diduga terkait dengan aktivitas pembangunan ilegal. Dalam aksi tersebut, Muh Fajar Nur, selaku Jenderal Lapangan FKP Gowa, menyampaikan desakan keras kepada Polres Gowa agar segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. “Kami mendesak Polres Gowa untuk memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam pemindahan tiang yang mengakibatkan korban jiwa.” “Jangan ada pembiaran, jangan ada perlindungan hukum bagi…
MAKASSAR — Badko HMI Sulawesi Selatan menggelar audiens nasional dengan Komnas HAM RI secara virtual melalui Zoom Meeting (22/10/2025). Pertemuan diterima langsung oleh Wakil Ketua Internal sekaligus Komisioner Bidang Pengaduan Komnas HAM, Dr. Prabianto Mukti Wibowo, M.Sc. Dalam audiens tersebut, kedua pihak membahas penguatan diseminasi HAM dan urgensi revisi UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM agar lebih adaptif terhadap tantangan keadilan sosial dan hak warga negara. Dr. Prabianto menyampaikan apresiasi atas inisiatif HMI Sulsel dalam mendorong kesadaran HAM di daerah. Ia menegaskan Komnas HAM siap memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk organisasi mahasiswa. “Revisi UU HAM diharapkan dapat…
Di Bolaromang, di kaki-kaki perbukitan yang masih menyimpan gemuruh air dan bisikan angin, hutan bukan sekadar kawasan hijau di peta. Ia adalah sumber kehidupan. Dari akar pepohonan di sana, mengalir air jernih yang memberi napas bagi masyarakat hingga ke Sinjai Barat. Dari rimbunnya kanopi, suhu dijaga, tanah disuburkan, dan kehidupan dilestarikan. Namun kini, kabar dari Bolaromang mengabarkan sebuah ironi: hutan yang telah “sembuh dari luka”, kini hendak dilukai kembali. Luka lama yang belum sepenuhnya pulih kembali digores dengan rencana dan izin baru yang aroma kepentingannya kian menyengat. Di balik suara-suara masyarakat yang katanya memperjuangkan hak, muncul indikasi kuat adanya penunggangan…
Media Lokal, Mandiri Itu Berat, Tapi Harus!! Yang paling SUNYI dari dunia digital hari ini bukan ruang kosong, tapi media kecil yang berjuang hidup di tengah kebisingan. “Mereka menulis dengan IDEALISME, tapi membayar tagihan dengan rasa cemas.” Saya datang ke Gowa bukan untuk mencari berita. Tapi untuk mendengar denyut jantung media lokal. Denyut yang kadang cepat, saat ada isu besar. Tapi lebih sering pelan, nyaris tak terdengar, di antara hiruk pikuk informasi yang tak pernah tidur. Begitu kata Ketua SMSI Sulsel, Anwar Sanusi. Media lokal hari ini hidup di dua gelombang; algoritma dan kebutuhan bertahan. Yang satu menuntut cepat. Yang…
